Thursday, 3 October 2013

Ya Sudahlah...

Bulan-bulan ini memang penuh dengan lowongan CPNS. Semarak! Bahkan di kampus-kampus tersebar brosur-brosur dari Menpan yang berisi ajakan tuk masuk dalam kompetisi ajang ini.
Saya yang masih menjabat sebagai staf honorer di unit kerja inipun selalu dapat pertanyaan dari orang-orang terdekat, maupun orang-orang terjauh, "Li, udah daftar CPNS belum?" atau "Li, instansi ini udah buka lowongan CPNS tuh... daftar gih sana!" atau "Li, daftar CPNS di mana aja?" atau bahkan ada yang bilang begini, "Lo masih mau daftar CPNS?" Ffuuuhhhh..... ternyata banyak banget orang yang peduli sama saya ya, alhamdulillah...

Menanggapi info ini, saya sebenarnya biasa aja. Toh, setiap tahun saya melamar tuk jadi CPNS di lembaga tempat saya kerja ini, meski belum pernah sekalipun dipanggil ujian hehe... ya, belum rejeki kali, pikir saya. Dan saya menanggapinya juga dengan biasa, meski sebenernya selalu tidak tega tuk menyampaikan kabar ini kepada ortu. Melihat paras muka mereka yang "sedikit" kecewa, rasanya sediiih banget... Mungkin rasa sedih ini yang membuat saya tidak terlalu suka dengan lowongan CPNS ini, engapa momen ini selalu berulang tiap tahun...

Tahun ini saya putuskan untuk melamar di instansi tempat saya bekerja. Melihat teman-teman honorer lainnya tidak mau medaftar lowongan tahun ini, rasanya tidak semangat. Ditambah, saya memang belum punya alasan yang kuat untuk menjadi PNS disini, atau dimanapun... mungkin alasannya cuma karena orang tua. Selain melamar di instansi ini, saya juga melamar di LIPI. Saya pikir tupoksinya lumayan cocok dengan saya.

Beberapa hari berlalu *karena saya masukin lamaran deket deadline time*

Akhirnya hari yang dinanti tiba juga... Seorang teman (D-k) mengingatkan saya akan pengumuman ini.
D: Mba li, pengumuman LIPI udah ada tuh. Udah lihat belum?
L: Heh? emang sekarang ya? bukannya BP*T dulu?
D: Iya sekarang... emang BP*T kapan?
L: Harusnya hari ini... tapi belum ada nih sampe malem gini... yo wiss ak cek lah.
*browsing ke situsnya LIPI*

D: Gimana mba? udah lihat?
L: *Saya kirim foto hasil pengumuman peserta yang dipanggil ujian tulis*  
D: Belum rejeki ya.. mungkin rejekinya di BP*T..
L: Hehe.. Doakan yang terbaik yaa..

Paginya... --> Cek situs BP*T ...and sms sent to Japan
L: Ohayou mba anaa... Hari ini ak resmi 5 tahun berturut-turut ditolak jadi CPNS LIPI dan BP*T. Doakan yang terbaik yaa :D
A: Lia.. kamu gak capek coba cpns selama 5 tahun?
L: Haha.. gak lah. Maunya ortu kan gitu :D
A: Kamu sendiri maunya apa?
L: Maunya bisa belajar dengan tenang dan riset dengan baik.
A: Alhamdulillah... berarti yang di-mau-in udah didapetin. Nanti pasti kejawab kok Allah ngerencanain apa buat kamu. Tinggal sabar apa gak ngejalaninnya (nasehat buat diri sendiri). Karna sekarang aq juga lagi bertanya-tanya apa rencana Allah buatku... Saling mendokan ya..
L: Iya, Insya Allah selalu aku doakan...

Lima tahun selalu ditolak itu sesuatu banget... *Syahrini mode on*
Anyway, ya sudahlah... jalani aja. Semua ketentuan Allah tuk kita kan sudah tertulis dalam lauhul mahfuz..
Sebaik-baik rencana kita, jauh lebih indah rencana Allah untuk kita.
Dan yang pasti Allah maha tau yang terbaik untuk saya.

Allah pasti sedang mengabulkan doa-doa saya selama ini :)


Tuesday, 24 September 2013

Haruka


Kalau udah nyentuh keyboard ini, rasanya ada yang kurang kalau gak ada suara merdu yang bisa dinikmati. Akhirnya nyari-nyari di youtube, nemu lagunya Greeeen yang judulnya Haruka.
Sebenernya gak sengaja nemu lagu ini. Cuma berawal lagi suka Greeeen aja... jadi coba dengerin lagunya Greeeen apa aja (random) dan di youtube juga cuma asal klik. Soalnya tulisannya pakai huruf kanji yang bahkan menebaknyapun saya nyerah hehe...

Sekali dengerin... hmm..
Dua kali dengerin... hmmm.. *melamun jauuuh*
Tiga kali dengerin... rasanya kok gimana yaa... pas!
Empat kali dengerin... サイコーこの曲好き!! Saikō kono kyoku-suki! !

dan akhirnya saya pake google translate apa sih judul lagu ini.

遥か = Haruka = Jauh

Hmm.. dan ternyata lirik lagunya emang pas! jadi makin sukaaaa sama Greeeen :D


ROMAJI:
Mado kara nagareru keshiki kawaranai
Kono machi tabidatsu
Harukaze maichiru sakura
Akogare bakari tsuyoku natteku

Dore dake sabishikutte mo jibun de
Kimeta michi shinjite
Tegami no saigo no gyou ga
Aitsu rashikute waraeru

Dareka ni uso o tsuku you na hito ni
Natte kureru na chichi no negai to
Kizutsuitatte warai tobashite
Kizutsukeru yori zenzen ii ne
(Haha no ai)

Ano sora nagareru kumo omoidasu
Ano koro no boku wa
Hito no itami ni kizuka zu
Nasakenai yowa sa o kakushiteita

Kizukeba itsumo dareka ni sasaerare
Koko made aruita
Dakara kondo wa jibun ga
Dareka o sasaerareruyou ni

Massugu miage yosomi wa suru na
Hetakuso de ii chichi no egao to
Shinjiru koto wa kantan na koto
Utagau yori mo kimochi ga ii ne
(Haha no namida)

Sayounara...
Mata aeru hi made fuan to
Kitai o seotte
Kanarazu yume o kanaete
Egao de kaeru tame ni

Hontou no tsuyo sa
Hontou no jiyuu
Hontou no ai to
Hontou no yasashi sa

Wakaranai mama susumenai kara
Jibun sagasu to kokoro ni kimeta

Harukaze omoi todokete namida o
Yasashiku tsutsun de
Kanarazu yume o kanaete
Egao de kaeru tame ni

Sayounara...
Shikarareru koto mo sukunaku
Natte yuku keredo
Itsudemo soba ni iru kara
Egao de kaereru kara

Dore dake sabishikutte mo bokura wa
Aruki tsuzukeru
Kanarazu kaereru kara

Omoi ga kaze ni mau
Anata no hokori ni naru

Saaikou
INDONESIA:
Pemandangan yang terlihat di jendala takkan berubah
Aku pun memulai perjalanan dari kota ini
Angin musim semi menghembus bunga sakura
Dan kecintaanku pada tempat ini akan semakin kuat
 
"Meski pun aku merasa kesepian
Aku akan percayakan jalan yang telah kamu pilih itu"
Kata-kata terakhir dari surat itu
Terasa hangat dan membuatku tersenyum
 
"Jangan menjadi seseorang yang pembohong"
Itulah permintaan ayahku
"Jika kamu terluka maka tersenyumlah
Daripada akan semakin terluka"
(Cinta dari ibuku)
 
Selamat tinggal
Hingga kita dapat bertemu kembali
Aku akan membawa segala harapannmu
Aku berjanji akan mewujudkannya
Sehingga aku dapat kembali dengan senyuman
 
Aku mengingat awan yang bergerak di langit itu
Diriku yang ada di saat itu
Tidak peduli terhadap rasa sakit orang lain
Dan menyembunyikan kelemahanku yang menyedihkan
 
Aku menyadari karena seseorang yang selalu mendukungku lah
Aku dapat melangkah sejauh ini
Maka untuk saat ini juga
Aku ingin mendukung orang lain
 
"Terus maju dan jangan menoleh ke belakang"
Kata ayahku dengan senyumannya
"Percaya itu adalah hal yang mudah
Dan terasa lebih nyaman dibanding ragu-ragu"
(Air mata ibuku)
 
Selamat tinggal
Hingga kita dapat bertemu kembali
Aku akan membawa segala harapanmu
Aku berjanji akan mewujudkannya
Sehingga aku dapat kembali dengan senyuman
 
Kekuatan yang sesungguhnya
Kebebasan yang sesungguhnya
Cinta yang sesungguhnya
Dan kebaikan yang sesungguhnya
 
Meski tanpa mengetahuinya, aku akan terus maju
Namun aku bertekad untuk menemukannya dengan hati ini
 
Angin musim semi membawa perasaan ini
Dan menjaga air mata yang tersimpan
Aku berjanji akan mewujudkannya
Sehingga aku dapat kembali dengan senyuman
 
Selamat tinggal
Engkau pun tak dapat menasehatiku lagi
Namun aku akan selalu di sisimu
Dan aku akan kembali dengan senyuman
 
Meski pun aku akan merasa kesepian
Aku akan terus melangkah
Karena aku berjanji pasti akan kembali
 
Perasaanku pun menyatu bersama angin
Aku pasti akan membuatmu bangga
 
Aku pergi!
 
Lirik lagu di-copas dari sini.

Friday, 13 September 2013

Perempuan Hebat

 x: untuk apa sih kamu sibuk menjelajahi dunia? untuk apa kamu cerdas-cerdas? untuk apa kamu hebat-hebat? untuk apa baca buku terus?untuk apa kamu sibuk-sibuk? untuk apa susah-susah cari pengalaman yg aneh dr desa hingga ujung benua? utk apa title kamu susah2?eh nnti kamu mau ujung2nya balik ke keluarga. 
y: ehm..sederhana kok.. saya melakukannya.. untuk suami dan anak saya. 
x: hah? maksudnya. 
y: iya donk.. Insya Allah karena kelak saya akan jadi istri saya ingin jd istri yg sholehah plus plus.. 
x: heh? plusplus? 
y: iya..saya ingin jd istri yg jg menajdi partner cerdas untuk menemani dia mencapai asanya. ingin jadi istri yg tahu banyak hal untuk mnjdi supporter dan evaluator yg mmbuat dia makin hebat, ingin jaid istri yg bisa diandalkan disetiap fase hidupnya. ingin jd istri yg bs bertahan di situasi apapun untuk trs menyenangkannya. 
x: ( terdiam) trus kenapa harus untuk anak?
y: iyaa kelak jika diridhoi saya akan jadi ibu. saya melakukan banyak hal karna saya ingin jadi ibu yang tidak hanya merawat dan mendidik tetapi mencerdaskan, ibu yang tahu banyak hal untuk diajarkan ke anaknya. ibu yg punya banyak cerita untuk diceritakan ke anaknya. ibu yang daapt membanggakan anaknya untuk bilang, demi dirinya ibu mencapai banyak hal dan dirinya mensempurnakan semua.
Jadi, gerakku saat ini untuk membantu gerak anak dan keluargaku kelak. gerak yg semoga bermanfaat untuk masyarakat, agama dan bangsa.
aamiin ya rabb   
  Pada akhirnya, setiap gerak-gerik wanita menjadi bekal untuk keluarganya kelak :

source: http://www.facebook.com/annisa.a.ratri/posts/395091567243646?notif_t=comment_mention 

Tuesday, 27 August 2013

For a reason

Allah puts people in your life for a reason, 
and removes them from your life for a better reason :)

Thursday, 15 August 2013

Belajar Bikin Rangkaian Elekronika

Kali ini daku melanjutkan lagi tugas yang diberikan sejak setahun lalu *setahun lalu gituuuu!!!* bikin rangkaian power supply plus minus... Ini adalah THR (Tugas hari raya) dari leader yang baik hati dan keren buat daku yang waktu itu baru diterima menjadi mahasiswa teknik elektro. Karena faktor lokasi kantor yang masih di thamrin sedangkan lab nya di serpong jadinya rada-rada ribet juga buat fokus nyelesain ini rangkaian *alesan haha*...

Sekarang, karena kantor dan lab udah pindah ke gedung 224 serpong jadinya bisa leluasa tuk ngerjain ini rangkaian. Bahkan bisa nyambi di sela-sela rapat :p

Rangkaian sensor kapasitif dan power supply ini adalah tugas perdana daku dalam rangka utak-atik kaki resistor, kapasitor, dioda dan kawan2nya... hehe, padahal daku juga baru kali ini ngeh yang namanya kapasitor, dioda, transistor dan sejenisnya. Waktu SMA dulu cuma ngeh yang namanya resistor beserta cara ngitungnya, sedangkan waktu kuliah S1 daku kan ambilnya jurusan kimia, jadinya gak ada tuh alasan buat nengok-nengok benda-benda elektro yang berukuran kecil begini. 


Atas arahan dan penjelasan dari leader, bikin rangkaian ini rasanya gampang. Memang sederhana sih... tapi, pada prosesnya ternyata gak mudah. Apalagi buat daku yang nyolder aja masih belepotan. Sampai adik yang jurusan teknik elektro bilang, "kalo dari segi nilai estetika kayaknya jeblok nih hehe..." tega betul dia, hiks "-_- yah, namanya juga belajar masih belajar... sabar aja deh melihat ini rangkaian yang gak karuan :D
 

Yang seru itu pas ngetes rangkaian yang udah jadi. Misalnya waktu ngecek rangkaian sensor kapasitif, waktu masih di bread board (uji coba), rangkaian ini normal. Berarti gak ada masalah dengan desain sirkuit. Tapi... pas daku buat di atas papan pcb, eh hasilnya malah aneh gak karuan! Sampe puyeng-puyeng leader ngecek rangkaian ini. Dan daku juga sampe puyeng perhatiin leader ngecek plus mikir kenapa itu rangkaian abnormal... Beberapa hari kemudian setelah cek ulang lagi ternyata ada solderan yang copot yang bikin rangkaian gak berfungsi normal. Doh, jadi malu rasanya sama leader... *mohon maklum pak, baru belajar jadinya belum bisa rapih nyoldernya :(

Nah, kali ini (cek rangkaian power supply plus minus) yang aneh adalah tegangan keluaran di -12 V, +15 V, dan -15 V. Hmm... akhirnya leader ngecek lagi dari awal. Setelah diperkirakan ada kerusakan pada voltage regulator akhirnya saya menggantinya masing-masing dengan voltage regulator yang baru.  Awalnya daku fikir sudah tidak ada masalah, jadi dengan PD-nya langsung deh daku masukin ke dalam kotak rangkaian yang telah di desain. Pas di cek lagi oleh leader ternyata masih ada trouble di -12 V dan -18 V! Hoho... apapula ini masalahnya? padahal voltage regulator -12V (LM 7912) kan baru diganti, dan LM 7918 untuk -18 V kan gak diapa-apain. Bisa rusak juga ya?? Bingung juga... mungkin harus beli lagi ya voltage regulatornya...

Ya, ternyata bikin rangkaian itu tidak semudah perkiraan awalnya. Masih banyak yang abnormal. Mungkin ini adalah cara Allah mengajarkan pada saya arti kesungguhan, juga Allah memberikan kesempatan saya untuk belajar lebih banyak lagi dalam membuat rangkaian elektronik. Mungkin kalau rangkaian-rangkaian tersebut tidak ada trouble, saya tidak akan tahu bagaimana cara mengecek rangkaian dan komponen satu per satu...

Alhamdulillah, terima kasih Allah atas kesempatan yang diberikan kepada saya sehingga saya bisa banyak belajar tentang membuat rangkaian elektronik :)


Tuesday, 13 August 2013

Fitrah, Peneliti, Publikasi

“Fitrah manusia adalah mengkaji. Dijelaskan secara jelas dalam surat Al-Alaq. Iqro’. Bacalah,” 

“Fitrah Peneliti adalah Publikasi."

"Salah satu cara peneliti menyambung tali silaturahmi adalah dengan publikasi hasil penelitian." 

“Penelitian tanpa dipublikasikan seperti nikah yang tanpa walimah. Selalu dicurigai.”  

"Kondisi spiritual yang prima akan menghasilkan kinerja optimal meski dalam sumber daya yang terbatas."  


---- quotes by Dr. Atif Latiful Hayat (Guru Besar Universitas Padjadjaran) dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 1434 H yang diselenggarakan pada Selasa (13/8/2013) di Auditorium LIPI, Kampus LIPI Gatot Subroto, Jakarta. 

Thursday, 8 August 2013

I'tikafku tahun ini (1434 H) dan tahun depan (1435 H)

Ini adalah itikaf saya yang ke enam, sejak tahun 2008. Alhamdulillah Allah selalu memberikan kesempatan saya untuk beritikaf pada tiap bulan Ramadhan-Nya. Setiap tahun saya selalu beritikaf di masjid agung At-Tin, sehingga dapat saya katakan bahwa ini adalah itikaf yang ke enam di masjid At-aTin TMII.
Bagi saya, tiap itikaf selalu memberikan pelajaran dan kesan tersendiri. Allah selalu mempertemukan saya dengan sosok-sosok luar biasa yang menginspirasi saya untuk mendalami makna itikaf dan syahruttarbiyah ini. Misalnya, pada itikaf pertama saya, Allah mempertemukan saya dengan mba Ade yang juga ternyata satu kompi dengan saya di Santika kota Bogor. Dari beliau saya belajar bagaimana menuntaskan target-target Ramadhan saat itikaf. Saya juga bertemu dengan ibu yang selalu menyemangati dan menginspirasi saya lewat wejangan dan kisah hidupnya (baca disini), juga temen-temen lain yang tidak kalah kerennya :)
 
Itikaf kali ini, qadarullah, saya bertemu lagi dengan bu husni (panggilan saya dan teman-teman) yang dengan kerendahan hatinya mau berbagi semangat kepada saya lewat kisah hidupnya. Pelajaran yang saya dapat adalah bahwa Allah akan selalu mendengar doa-doa kita dan mengabulkannya pada waktu yang tepat. Bu husni yang (tadinya) bekerja dengan berjualan makanan di stasiun pernah berdoa, "saya sudah lelah dengan pekerjaan seperti ini. saya ingin pekerjaan yang lebih baik dari segi waktu dan tidak mengabaikan amanah saya di masyarakat.." begitu kira-kira isinya. Ya, saya fikir memang pekerjaan yang lebih berat dibanding pekerjaan saya, bahkan katanya terkadang untuk berbuka puasa saja nyaris tidak sempat.

Beberapa bulan kemudian Allah mengabulkan doanya. PT. KAI menggusur pedagang-pedagang di sekitar rel kereta api, termasuk lapak bu husni yang berada di stasiun cawang. Akhirnya bu husni memutuskan untuk berhenti berjualan di stasiun dan memilih usaha rumahan, catering. Kata bu husni, "Kita bisa belajar apapun kalau kita mau. Saya pun belajar otodidak di usaha catering ini... mulai dari me-manage usaha hingga memasak menunya. Bener-bener dari awal. Untungnya saya suka masak." Keren dan penuh semangat menurut saya :)

Alhamdulillah usaha catering beliau berjalan lancar. Meski awalnya sempat sedih karena penggusuran PT. KAI tetapi beliau segera menyadari bahwa inilah petunjuk Allah dalam menjawab doa-doanya. Jika bersabar dan berusaha, insya Allah akan mendapatkan banyak kebaikan. Karena Allah selalu mendengar doa-doa kita, karena Allah akan memeluk mimpi-mimpi kita.

Di itikaf ini, seperti biasa, bu husni lebih banyak persiapan dan lebih banyak harinya dari saya. Meski tahun kemarin bertekad akan beritikaf full 10 hari terakhir di tahun ini tapi saya baru bisa mulai itikaf di malam ke-25 :(

Saya jadi lebih memaknai urgensi itikaf dan berhasil menuntaskan target tilawah yang sempat tersendat dan tertinggal jauh... Alhamdulillah atas inspirasi dari seorang teman bahwa masih ada waktu untuk #kejar target, saya bisa menyelesaikan target-terget itu. Saya juga merasakan bahwa itikaf pada malam genap pun bisa lebih khusyu dan nyaman dibanding malam ganjil. Mungkin karena kebanyakan orang memilih itikaf hanya pada malam ganjil saja... seperti saya dahulu :D

Setelah berdiskusi bersama bu husni, mba lela, dan mba ita akhirnya kami memutuskan untuk meneruskan itikaf tahun depan di Masjid Habiburrahman Bandung, insya Allah. Kami berharap, salah satunya, dengan qiyamullail 3 juz @malam bisa meng-upgrade ruhiyah kami dan menambah kecintaan kami pada Al-Quran. Kami juga berharap bisa beritikaf di 10 malam terakhir.
 So..
Langkah-langkah yang saya lakukan mulai saat ini dan akan saya lakukan adalah:
1. Berdoa dan menguatkan tekad
2. Mengkomunikasikan rencana ini ke ibu mulai saat ini
3. Menabung 50rb @bulan (Bikin celengan I'tikaf 1435 H)
4. Mencari info tentang teknis i'tikaf di Masjid Habiburrahman
5. Mengajukan cuti pada hari kerja yang bersinggungan dengan 10 hari terakhir Ramadhan
6. Dan tentunya mulai dari sekarang mulai Qiyamullail dengan surat-surat panjang serta lebih semangat menghafal Al-Quran.

Semoga Allah memudahkan rencana ini, memberikan kami kesehatan, kecukupan materi, dan dimudahkan semua urusan kebaikan kami...
Semoga tahun depan bisa i'tikaf dengan lebih baik lagi...
 

Note:
Terima kasih kepada Bu Husni, Mba lela, Mba ita, Tia, Herlin, Tami, Bu Mini, Mba iley, dan tentunya si kecil cerdas Zeezee atas kebersamaan beritikaf di masjid indah ini, Masjid Agung At-Tin Jakarta.

Saya Lia Aprilia mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H
Semoga semangat Ramadhan senantiasa mengiringi kita hingga bertemu dengan Ramadhan selanjutnya
Taqabbalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin