Monday, 23 January 2012

Step One - Class D

It's been three weeks since these was taken...

This morning, one of classmates called me. my mind flew to the time when we studied in step one class (one of speaking class in Daffodils).

we studied...
we spoke...
we sang some songs...
we made chit-chat...

we had efforts to get a self confidence in spoken english,
we talked about our dreams,
we discussed about matter,
we have been catching the rainbow,

we spend our time together at the side of field,
we did study club while ate 'ketan susu',
we did something crazy with our ideas,
we felt comfort one another,

we are different but we are united
Luv you and miss you friends...
Hope we do reunion in better ours...



Note: not included in these picts --> azzam, sukma, nie, oi, lukman, rizky, nur, mai... and some (because you rarely presented guys!)

Nafsu itu sangat lemah. Nafsu tidak akan mampu memaksa seseorang melakukan dosa. Jika seseorang terjerumus dosa, itu bukan karena dahsyatnya nafsu, tetapi karena lemahnya iman. Jadi, jalan satu-satunya untuk mengendalikan nafsu adalah kuatkan iman.

Friday, 20 January 2012

OCW Consortium - OpenCourseWare Websites

http://www.ocwconsortium.org/en/courses/ocwsites/ocwsites/country
Belajar/kuliah dari berbagai universitas ternama di seluruh penjuru dunia. Universitas Tokyo, MIT, Nottingham, TU Delft, Korea University and many more...

Thanks Ega (/ayyeshakn.multiply.com) for the information ^___^

Tuesday, 17 January 2012

Welcome to Jakarta (again)


Pengembaraan setahun ini akhirnya (harus) berakhir. Meski sebenarnya ingin lebih lama di Pare, tapi...
Tidak seperti saat berangkat, pulang kali ini saya tidak sendiri tapi ditemani dua sahabat saya; Asti dan Ijma (baca: Jaim). Kebetulan mereka diterima kerja di sebuah BUMN di Jakarta, dan harus segera masuk kerja pada hari kamis pekan ini (awalnya). Sedangkan saya, waktu cuti saya seharusnya berakhir pada Jumat pekan lalu, tapi masih banyak yang harus saya pelajari di Pare... jadi saya *nekat* tetep stay in Pare :D

Kelas IELTS yang saya ambil baru akan berakhir pada akhir pekan ini. Saya sendiri baru belajar writting, listening, dan reading (3 dari 4 skills IELTS). Kalau kata teacher IELTS saya, "orang yang ngambil IELTS itu speakingnya pasti udah bagus." huufff... gitu yaa....
Khusus skill reading, teacher saya (Mr. Eddy) mengajari secara khusus di hari ini - terakhir saya berada di Pare. Thanks sir... hmm, masih banyak yang harus saya pelajari ternyata. Saya masih harus belajar otodidak di Jakarta.

Rasanya saya tidak siap untuk pulang hari ini...
terlalu sayang untuk meninggalkan Pare dengan segala aktivtasnya...
terlalu berharga pelajaran-pelajaran yang saya tinggalkan...
sama seperti yang dirasakan beberapa teman...
.....
ditambah lagi essay yang saya buat belum finishing, baru 90%. Juga masih ada beberapa hal yang ingin saya diskusikan dengan teacher writting saya yang sangat baik...
meski tidak siap tapi keputusan untuk meninggalkan Pare hari ini sudah bulat.
Karena kami harus melanjutkan hidup... *lebay mode on*

Kami berangkat dari Kediri (rumah Asti) dengan dilepas oleh keluarga Asti yang selama ini sangat baik kepada saya dan teman-teman. Tentu saja kami dibekali makanan yang sangat lezat, yang dimasak khusus oleh ibunya Asti. Subhanallah... semoga suatu saat saya dapat membalas kebaikan mereka.

Dengan menaiki elf, dan bawaan yang seabrek banyaknya, akhirnya kami sampai di stasiun Jombang sesaat sebelum Kereta Bangunkarta berangkat. Segera kami mengikuti Jaim menuju gerbong yang telah kami pesan *maklum yang pesan tiket Jaim. Saya dan Asti tidak tahu di gerbong mana tempat duduk kami*. Lega juga setelah sampai di kursi yang telah ditentukan... kereta executive ini memang nyaman banget. No wonder semaleman perjalanan kami tidur nyenyak *mungkin juga karena lelah*.

Saya terbangun saat subuh, saat kereta memasuki Bekasi *kalau tidak salah*. Sedih juga sih menyadari sudah sampai di Jakarta lagi... akhirnya harus balik lagi di kehidupan Jakarta beserta pernak-perniknya. Pengembaraan ini benar-benar berakhir, bagi saya dan Jaim (we are Tangerangnese). Tapi bagi Asti (Parenese), pengembaraannya baru saja dimulai...
Welcome to Jakarta Asti, semoga betah tinggal di sini ^___^
and... welcome to Jakarta (again) Lia -_-"

Sesampai di Stasiun Pasar Senin (telat 30 menit dari waktu yang dijadwalkan) kami segera bergegas meninggalkan stasiun, menuju tempat tujuan masing-masing *rumah*. Tapi sebelum berpisah tidak lupa we take our pictures. Dan untuk saya, hari ini saya harus masuk kantor. So, tidak ada waktu banyak untuk bersantai-santai. Terbayang tugas-tugas yang harus saya kerjakan di kantor maupun di lab, ditambah lagi perbaikan essay yang belum selesai... dan utang tulisan tentang Pare di blog ini...
Tetep semangat!


Sunday, 8 January 2012

Journey: Bromo - Madakaripura




Jumat-Sabtu, 6-7 Januari 2012

Ini adalah perjalanan terkeren selama saya tinggal di Pare. Bukan hanya mengunjungi Bromo tapi yang terkeren adalah mengunjungi Madakaripura Waterfall. Journey kali ini saya ikut rombongan camp Marvelous.

Tentang Bromo, saya rasa saya tidak perlu cerita banyak. Karena tempat ini cukup famous di kalangan orang Indonesia. Transportasi ke sanapun cukup mudah. Lama perjalanan dari Pare (Kediri) sekitar 6-7 jam. Berangkat pukul 10 malam, sampai di sana pukul 4.30 pagi. Jam-jam segitu, sumpah ini tempat dingin abis. Serasa beku darah ini!

Tentang madakaripura, air terjun ini dikenal sebagai tempat meditasi Patih Majapahit, Gajah Mada dan tempatnya menghabiskan sisa hidupnya. Lokasi wisata ini terletak pada ketinggian 620 M diatas permukaan laut. Track menuju air terjun dari tempat parkir kendaraan lumayan menantang. Sebenernya ada jalan yang sudah dibangun, tapi kebanyakan rusak karena longsor atau pohon tumbang. Jadi kita harus memilih melintasi kali yang lengkap dng batu-batu licinnya. Seru banget! Air yang jatuh dari ketinggian 200 meter itu membuat perasaan yang luar biasa kereeen...! Allahuakbar!

Saya pribadi cukup kesulitan mengabadikannya karena kerasnya tiupan air ke camera (saat itu saya hanya bawa kamera HP SE W20, ngeri juga kalo bawa DSLR). No wonder foto2 disana cuma sedikit. Katanya, saat yang paling tepat untuk mengunjungi air terjun ini adalah sekitar pukul 10.00 - 14.00 karena kita bisa melihat pelangi dari perpaduan matahari dan air disana.

Perjalanan ke Madakaripura dari Bromo sekitar 1 jam. Sayangnya waktu kami tiba di madakaripura sedang gerimis, jadi kami tidak diizinkan berlama-lama di sana oleh Guide. Rawan, katanya.

Selanjutnya.. biar foto yang berbicara :)


Note: foto-foto ini sebagai bentuk pengabadian sebuah momen.
Special thanks to Sisma, Ana, Frida, Elmi, and all of my friend who did the marvelous journey with me ^____^
Luv u all..