Showing posts with label artisahabat. Show all posts
Showing posts with label artisahabat. Show all posts

Wednesday, 22 June 2011

Tentang orang-orang tersayang


Disaat kamu ingin melepaskan seseorang.. ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
Disaat kamu mulai tidak menyayanginya.. ingatlah saat pertama kamu mulai meyayanginya
Disaat kamu mulai bosan dengannya.. ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Saat kamu ingin membohonginya.. ingatlah disaat dia jujur padamu
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu.

Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu

Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari

Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian

Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada,
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga

ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"

Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....

Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas

Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun...
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan

Tubuh dan paras yg selama hidup di dunia kamu bangga2kan
akhirnya akan hancur juga menjadi tanah

Apalagi yang mau disombongkan

Maka..

Jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita

Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa...

Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan....
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus..


*mungkin lebih tepat ini tentang sahabat, tentang orang-orang tersayang....*


SAHABAT, aku ingin menjadi sahabatmu selamanya. Saling menguatkan dalam ukhuwah islamiyah....


sumber plurk dengan beberapa perubahan.

Saturday, 28 August 2010

...memiliki kehilangan...


sebuah refleksi jiwa.. yang merindukan sahabat masa lalu

rasa kehilangan yang manusiawi
kini membayangiku kembali.. 
menusuk jiwaku, membelenggu kalbuku
yang kini terbalut sepi..
kucoba merasakan kembali semilir kehadiranmu
haruskah ku kembali kehilangan harapanku?
haruskah ku kembali memiliki kehilangan?

teringat satu masa, ketika ku berada di tengah para bidadari 
namun ternyata harus kulalui juga saat yang pasti
ya, setiap pertemuan pasti ada perpisahan

bidadari pertama pergi atas nama cinta,
membawaku karena cinta..
meninggalkanku karena cinta, cinta hakiki kepada Rabb nya
Tuhan,tolong sampaikan padanya, aku mencintainya karena Mu..
Tuhan,jangan berhenti mencintainya..

bidadari kedua menghampiriku, 
walau berusaha tegar, tapi tak kuasa menahan tetesan air mata
ia berkata bahwa ia takkan pernah kembali..
dan pertemuan ini adalah yang terakhir denganku
aku mengerti, saudariku...
selamat berjuang, jika itu memang yang terbaik untukmu
berjanjilah kepadaku untuk selalu tersenyum ketika mengingat kita

bidadari ketiga berani mengambil keputusan..
akan menggenapkan diennya..
menjalani perjuangan ini bersama insan yang telah dipilih-Nya
tapi harus selalu kau tahu
kau akan selalu ku kenang sampai akhir hidupku
karena bersama kau, kita bersama belajar tentang cinta.. pada-Nya

bidadari keempat pergi tanpa kabar
dimanakah kau sekarang saudariku?
apakah masih ada sedikit kenangan diingatanmu tentang persaudaraan kita?
tak tahukah kau betapa rindunya aku padamu?
pada semangatmu, pada kekerasan sifatmu, pada adu pendapat denganmu..
hilangnya engkau membuatku kehilangan dukungan seorang kawan
mengapa mahal sekali untuk tahu keadaanmu
mengapa sulit sekali untuk melihat senyumanmu lagi..
aku tetap menunggumu sampai kau menjelaskan semua ini.. ya semuanya..

bidadari kelima menjalani keputusan ksatria
mengabdi pada orang tua tercinta, pada desa tercinta..
mudah2an Allah selalu bersamamu.. senantiasa merahmatimu
kehilanganmu adalah satu kehilangan yang menyakitkanku..
kehilangan sahabat terbaik.. sungguh menyedihkan

bidadari keenam pergi tanpa kehendaknya
Allah telah memilihnya untuk menghadap-Nya lebih dulu
jiwa ragaku serasa hancur berkeping-keping
ketika mendengar berita laksana petir di siang hari
bila memang berpisah, mengapa maut yang pisahkan?
mungkin memang takdir-Nya kau dan aku takkan bersama lama 
tapi berpisah bukanlah akhir segalanya

Tuhan, apakah setelah ini semua.. aku harus kehilangan lagi?
kehilangan orang yang akan mengisi kekosongan ruang hidupku?
kehilangan orang yang mencintaiku karena-Mu?
mengapa selalu aku yang kehilangan?
mengapa selalu aku yang ditinggalkan?

...dan...

lagi, aku harus kehilangan saudariku seperjuangan.. 
membuatku tak mampu berkata apa saat kudengar berita ini
rasa kehilangan itu muncul lagi..
seakan membunuh rasa sadarku

bidadari ketujuh akhirnya kutemukan ditengah pasrah jiwaku
namun ternyata harus kurelakan dia pergi saat ikatan ukhuwah ini mulai terjalin
tak pantas rasanya memohon untuk kau tetap tinggal
karena kutahu, ini adalah keputusan yang berat untukmu dan orang-orang yang mencintaimu
baru setahun berkumpul dengan pendampingmu tercinta setelah lama berpisah
kini harus pergi jauh lagi darinya...

berada ditengah orang yang kita sayangi adalah anugerah
namun jauh dari orang yang kita sayangi bukanlah musibah
jika dengannya kita dapat menggapai bintang terang kita
berharap suatu saat Allah akan mempertemukan kita kembali
entah setahun lagi, dua tahun, tiga tahun.. atau mungkin tidak lagi di dunia ini..
semoga Allah selalu menghimpun kita dalam cinta pada-Nya
hingga dapat kita hijrahkan cinta ini ke jannah-Nya


DEDICATED FOR seorang yang baru kukenal dalam hidupku, memberiku semangat untuk berbuat baik lebih banyak lagi, mengisi ruang semangatku... meski akhirnya kita harus berpisah juga demi mengejar mimpi-mimpi kita...

Tuesday, 13 October 2009

Tidak peduli apapun sukumu

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.(QS. Al-Hujurat: 13)

Perjalanan hampir 8 bulan ini di tempat yang berbeda memberiku banyak pelajaran... walau bagaimanapun memang harus diakui bahwa dunia kampus yang selama 5 tahun ini membesarkanku sangat berbeda dengan dunia yang kumasuki 8 bulan ini. walau tidak frontal, tapi tetap berbeda. seperti halnya tinggal di lingkungan homogen berbeda dengan lingkungan heterogen.

Masuk ke dunia 'nyata' membuat saya bisa mengenal lebih banyak lagi sifat dan karakter manusia. mulai dari yang biasa-biasa saja, menyebalkan, menyebalkan tingkat tinggi, menyenangkan, dan sangat menyenangkan.... sifat dan karakter tiap orang yang berbeda tentu saja memerlukan penanganan yang berbeda dalam beberapa hal. ehm.. yang pasti kudu tetap bersabar dan tetap menatap semua dengan positif. semua ada porsinya masing-masing... and everything's gonna be ok!

Perbedaan sifat dan karakter manusia bisa juga ditentukan dari ras dan lingkungan orang tersebut tumbuh. orang medan biasanya keras, orang sunda yang cenderung lembut, orang jawa, orang madura, dll pasti punya sifat dan karakter berbeda.. semuanya punya karakter yang unik, yang berpengaruh terhadap pribadi orang tersebut. Tapi bukan berarti orang medan yang keras tuh tidak baik, dan orang sunda yang lembut pasti baik. Semua kembali ke diri tiap orang tersebut. Tidak ada jaminan hanya suku tertentu yang baik. Allah menciptakan setiap suku dengan segala kebaikan dan keburukannya. 

Terkadang cara seseorang mengungkapkan kebaikannya berbeda dengan yang seringkali kita fikirkan. misalnya, awalnya kita berfikir "kenapa sih dia tega bersikap seperti itu?" tapi kemudian kita menemukan jawabannya, "ooh, ternyata karena alasan itu toh... ternyata ini demi kebaikan saya, dia, kamu, dan bla bla bla..." atau "ooh.. emang gitu ya dia orangnya, saya baru tau... tapi baik kok maksudnya..." dan bla bla... pokoknya don't judge a book from the cover... keep positive thinking yaaa...

Perbedaan ras manusia serta perbedaan bahasa mereka memang semata-mata ciptaan Allah. Allah SWT adalah Tuhan yang menciptakan segala sesuatu dengan sempurna. Dia tidak hanya sekedar menciptakan Nabi Adam 'alaihissalam begitu saja dan selesai, lalu semua dikembalikan kepada hukum alam, seperti yang seringkali kita yakini. Tapi Allah SWT menciptakan Nabi Adam dengan segala keunikannya, lalu juga menciptakan terus manusia baru dengan segala keunikannya, termasuk keunikan ketika Allah menciptakan keberagaman ras dan bangsa manusia yang saling berbeda.
Keunikan yang diciptakan Allah seharusnya tidak membuat kita memandang 'berbeda' kepada suku lain. Kenapa kita harus berburuk sangka atau men-generalisir suatu suku karena ada beberapa orang suku tersebut yang bertindak tidak kau sukai. Bukankah kita satu ukhuwah Islamiyah? padahal Islam telah merajut tali persaudaraan antara sesama pemeluknya tanpa mengenal batas hubungan darah, warna kulit, status sosial, dan batas negara. Dan hal tersebut telah dipraktikkan secara sempurna oleh generasi pertama islam para sahabat Rasulullah. Teringat bagaimana Rasulullah mempersaudarakan kaum muhajirin dan anshor, sungguh indah tak terkira, the real ukhuwah islamiyah... bahkan jika kaum romawi tahu betapa indahnya ukhuwah ini, niscaya mereka akan merebutnya dengan pedang...

Saudaraku seiman, bagaimana bisa membangun sebuah ukhuwah yang indah jika tingkatan ukhuwah yang paling rendah saja (ber-husnudzhon) tidak mampu dilaksanakan?? Mulailah dari titik sulit ini untuk meraih puncak ukhuwah, itsar yang akan menghantarkan kita untuk mendapatkan mimbar-mimbar dari cahaya di akhirat kelak, yang para nabi iri melihatnya. Mendapatkan naungan Allah di hari dimana tak ada naungan selain pertolongan-Nya....

Tak peduli apapun sukumu, berusahalah untuk mengerti dan memahami orang-orang di sekitarmu. Fanatik dengan sukumu tidak akan meninggikan derajatmu tapi tingkatkan takwamu agar kau menjadi yang paling mulia di hadapan-Nya..

 
Lihat segalanya lebih dekat, dan kau bisa menilai lebih bijaksana...


Thursday, 18 June 2009

Arti Sahabat

Kemarin wisuda tahap 3 di IPB.. dua hari sebelumnya seorang sahabat yang kurindukan menghubungiku.. katanya dia akan ke Bogor untuk menemani wisuda suaminya yang seangkatan dengan kami (hebat juga tuh orang, padahal baru bulan Feb sy wisuda S1, eh sekarang dia dah wisuda S2 aja...). seneng banget rasanya maklum dah 2 tahun ga ketemu, sejak dia ikut suaminya pindah ke Yogyakarta. Padahal dah sepakat untuk ketemu di Bogor (mabit bareng di kosan seorang sahabat).. ingin berbagi cerita selama ini, face to face, juga kangen sama aya (anaknya)..

Tapi takdir berkata lain.. huhu.. ibuku tiba2 sms, meminta untuk membatalkan rencana pergi ke Bogor, karena ada hal penting yang harus segera di selesaikan... yaaa... akhirnya batal deh ketemuan sama sobatku itu.. padahal kangeeeen banget. Sekarang dia dah balik ke Jogja lagi.. kapan ya kita bisa ketemu lagi? Karena setelah ini ia akan ikut suaminya melanjutkan study di negeri Jiran.. Berapa tahun lagi ya? Setahun? Dua tahun? Lima tahun? Ato sepuluh tahun? Kangeeen...

Duh sahabatku… kalo bicara tentang sahabat, apakah arti sahabat?

 

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

 

Ada yang bisa menambahkan?