Tuesday, 11 December 2012

Semangka

Gak terasa sudah hampir satu semester melakoni jadi musafir Depok - Jakarta dan akhirnya balik lagi ke Tangerang. Bener-bener gak kebayang bakalan melakukan ini semua... kalau dibayangin aja rasanya beraaat banget. Tapi bener kata mba Li, kalau udah di titik ini rasanya kita punya kekuatan yang lebiiiihh... lebiihh dari yang kita bayangkan.

Dan kita tidak akan sendiri di titik ini karena Allah akan selalu mengirimkan Malaikat-Nya untukk kita :)

Jadi ingat tausiyah mas'ul di kampus...
Seberat apapun pekerjaan yang kita lakukan, asalkan kita ikhlas maka akan terasa ringan. Juga sebaliknya, seringan apapun pekerjaan yang kita lakukan jika tidak ikhlas, maka akan terasa berat.
Yup! ikhlas itu kuncinya.

Rabb... anugerahkan keikhlasan dan kesabaran dalam tiap langkah kami...

Semangka! *semangat karena Allah*

Saturday, 18 August 2012

[I'tikafku] Tahun depan harus lebih baik


Ramadhan telah pergi,
Itikaf tahun ini pun telah berakhir...
Dan aku masih termangu di sini dengan lembaran target yang telah kutulis...
Ahh... ternyata target-targetku belum tercapai sepenuhnya...

Rencana untuk beritikaf full di tahun ini ternyata belum bisa terealisasi
Beragam hal yang harus dikerjakan di kantor membuat saya mengurungkan niat untuk cuti
Menjadi musafir *bolak balik masjid-kantor-masjid-kantor* pun menjadi pilihan
Sambil tetap berusaha menyelesaikan target dengan sisa waktu dan tenaga ini

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang saya hanya memprioritaskan itikaf pada malam-malam ganjil saja, kali ini saya berusaha beritikaf di setiap malam di 10 hari terakhir Ramadhan... meski akhirnya belum bisa full 10 malam. Semoga tahun depan bisa itikaf full dan lebih berkualitas. Karena itikaf adalah kebutuhan kita akan Allah... seperti yang disampaikan oleh Dr. Nazarudin Umar dalam sebuah kajian Dhuha *redaksi dengan bahasa saya sendiri*,

Apakah yang kau kejar? apakah yang kau butuhkan?
Kau butuh Allah atau Lailatul Qadar?
Lailatul Qadar hanyalah mahluk, sedangkan Allah adalah maha berkuasa atas segalanya.
Jika yang kau kejar adalah Allah, maka Lailatul Qadar akan mengikutimu, dan kau akan mendapatkannya. Jadi janganlah terpaku untuk mengejar lailatul Qadar, tapi beribadahlah karena kau butuh Allah... maka kau akan mendapatkan Lailatu Qadar.

Jika kau memang butuh Allah, tentu kau tidak akan menyianyiakan waktu 10 hari terakhir Ramadhan ini. Lailatul Qadar bisa datang setiap saat.
Jika pada malam ganjil... pada malam ganjil menurut siapa? padahal di negeri ini menentukan awal puasa saja sudah berbeda, dapatkah kau menentukan malam ganjil yang sebenarnya... padahal kita hanya bisa berijtihad dimana kebenaran hakiki hanyalah milik Allah..
Jika pada waktu malam... pada malam di belahan bumi mana? jika Allah ingin menurunkannya pada malam di belahan bumi Amerika, tentulah di sini siang hari...

Yang bisa kita lakukan adalah terus mendekat kepada-Nya di waktu paling istimewa di Bulan suci ini. Maka Dialah yang berkehendak memilih hamba-hamba Nya untuk berada dalam ibadah optimal pada Lailatul Qadar ini...

Pada itikaf kali ini Allah berkenan mempertemukan saya kembali dengan Bu husni (kusrimining) yang berbagi semangat lewat ceritanya. Seorang ibu dari 3 anak yang semangat nya tidak kalah dengan pemuda. "Usia boleh tua, tapi semangat berbuat baik jangan kalah sama anak muda." katanya padaku. Keren! padahal usianya sudah tidak muda lagi dan anak-anaknya sudah menjadi para pemuda tangguh. Fastabiqul khairat...

Bahkan untuk itikaf ini, beliau yang bekerja sebagai tukang jual sarapan di stasiun setiap harinya rela untuk tidak berdagang dan tidak melayani pesanan di 10 hari terakhir ini. Padahal untuk catering, ini tergolong waktu-waktu yang banyak order. Tapi baginya ibadah ini jauh lebih penting dari apapun. Akupun sempat bertanya, "kalau tidak jualan berarti tidak ada pemasukan dong bu..."
"Saya sudah menabung untuk ini selama 11 bulan, agar saya bisa beribadah dengan tenang dan kebutuhan sehari-hari bisa ter-cover."
"Waaa...." sayapun takjub. "rezeki itu muncul dari jalan yang tak terduga, Lia. Insya Allah, Dia akan selalu mencukupi kebutuhan kita yang sungguh-sungguh berusaha dan beribadah." katanya yakin.
Hmmm... benar juga, Allah pasti tidak akan menyia-nyiakan usaha hamba-Nya yang berusaha mendekat pada-Nya.
"Lalu bagaimana dengan suami dan anak-anak ibu? tanyaku lagi.
"Mereka itikaf di masjid dekat rumah, kebetulan disana disediakan makan sahur dan buka puasa. Kebutuhan mereka lainnya sudah saya siapkan sebelum Ramadhan. Termasuk kebutuhan untuk Idul Fitri."
Huaaaa.... Kereeen  Saya jadi malu sendiri karena untuk itikaf dan juga Ramadhan ini, persiapan saya masih minim... tidak terencana dengan baik seperti Bu husni. Sehingga saat itikaf pun saya masih kerepotan menyelesaikan beberapa urusan duniawi


Semoga tahun depan bisa itikaf dengan lebih baik secara kualitas dan kuantitas
#FightFor

Note:
Terima kasih kepada Bu husni yang telah berbagi tips, cerita, dan semangat kepadaku.

Juga kepada Mba Ida, Tia, Melly, dan Fahri atas kebersamaan beritikaf di masjid megah ini, Masjid At-Tin Jakarta.

=======================

Kepada teman-teman yang membaca tulisan ini, saya ucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Semoga semangat Ramadhan senantiasa mengiringi kita hingga bertemu dengan Ramadhan selanjutnya
Taqabbalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin

=Lia Aprilia=

Friday, 10 August 2012

Why do we fall?

 "And why do we fall, Bruce?"

Sebuah kalimat yang diucapkan Thomas Wayne ini melekat kuat pada ingatan saya. Menurut saya kalimat ini inspiring banget. Apalagi mendengar lanjutan kalimat ini:

"So we can learn to pick ourselves up"

Christopher Nolan pun memasukkan kalimat-kalimat ini di trilogi Batman kerennya; Batman Begins, The Dark Knight, dan The Dark Knight Rises. Di dalam ketiga film tersebut, kalimat inilah yang memberikan kekuatan pada Bruce Wayne saat terpuruk. 


Dalam Batman Begins kita tentu ingat bagaimana desperadonya Bruce saat Ra's Al Ghul membakar Wayne Manor dan bahkan hampir membunuhnya (untungnya bisa diselamatkan Alfred). Alfred pula lah yang memberikan Bruce motivasi.
Bruce Wayne: I wanted to save Gotham. I've failed.
Alfred: Why do we fall, sir? So that we can learn to pick ourselves up.
Bruce: You still haven't given up on me?
Alfred: Never.
Kalimat ini benar-benar jadi bekal "sang kelelawar" dalam menghadapi musuh-musuh kerennya seperti Joker dan Bane.

Saat menonton The Dark Knight Rises, saya sempat putus asa (penontonpun bisa putus asa ya :D ) juga melihat Batman yang jatuh miskin dan tak berdaya dibantai Bane dan dibuang ke penjara lubang hitam (Saya bilang lubang hitam karena tidak ada jalan keluar selain di atap yang sangat tinggi, yang hampir mustahil dilewati). Dalam keterpurukannya Bruce bermimpi momen saat ayahnya menyelamatkannya dan mengatakan kalimat ini. Hasilnya? Dahsyat! dengan didorong rasa takut akan kematian (maksudnya takut melihat kematian warga Gotham City) dan tekad kuat bahwa Batman sangat dibutuhkan, Bruce berhasil bangkit. 

Sebuah kekuatan kata-kata :)

Tuesday, 17 July 2012

[Senyumku untuk berbagi] Ada senyum di balik batu


Alam memang selalu memberikan kesegaran yang mampu merontokkan penat di pikiran. Waktu tugas akhir, kalau lagi penat di lab biasanya saya lari ke gunung. Sampai sekarang juga begitu, jika penat dengan semua aktivitas di kota, udara pegunungan mampu bikin paru-paru dan pikiran relax lagi.



Foto ini diambil saat saya "melarikan diri" ke Gunung Pangrango (Cibodas) bersama sobat saya, Dewi. Karena "kabur" hanya berdua, sangat sulit bagi kami untuk mendapatkan foto kita berdua. Apalagi saat itu Cibodas masih sepi (maklum masih pagi). Jadi kudu memanfaatkan self timer kamera kami.

Foto ini berhasil didapatkan dengan meletakkan kamera di atas batu besar di depan kami, tentunya dengan mengaktifkan self timer yang (kalo gak salah) cuma 10 detik. Ide foto ini sebenarnya cuma ingin kompak senyum setulus hati karena telah berhasil melepaskan penat yang memang ingin dibuang. Tapi... jadinya malah seperti ini... bukan senyum manis malah ketawa lepas

Jadi gini ceritanya... pas kamera udah ready, self timer on..
Lia : "siap wi... bentar lagi nih" kataku yang sudah dapat posisi lagi karena tadi abis nyalain tombol self timer.
Dewi: "heeeehhhhh....." sambil senyum dengan suara rada aneh
Lia: "kenapa wi?" tanya curiga sambil tetap tersenyum menatap kamera dan gak menoleh sama sekali
Dewi: "ini jari aku keinjek sendalmu." jawabnya sambil tetap senyum tapi menahan sakit, muka menatap kamera dan gak menoleh sama sekali.
Lia: "huaaaa... maaf tapi gak bisa bergerak inih. bentar lagi udah mau di-shot." kataku kaget, kebayang deh sendal gunungku yang gak empuk. tapi aku juga malah ketawa, karena tidak bisa berbuat apa-apa. Muka tetep menatap kamera, menunggu se-per-sekian detik di-shot.
Dewi: "iyaaa..." dan akhirnya dewi juga malah tertawa terbahak-bahak tapi muka tetep menatap kamera.
CKRRIIIIKKKK... (bunyi shot kamera)
dan gambar ini berhasil diabadikan, hehehe...

Kalau melihat foto ini, saya suka senyum-senyum sendiri. Kebayang itu waktu percakapan di atas yang lumayan rusuh tapi wajah kita tidak saling menatap. Karena tuntutan self timer, jadinya percakapan dilakukan dengan wajah masing-masing menatap kamera.. ckckckc... bahkan perempuan di belakang kami pun ikut tersenyum peaceee... menatap kamera ini (bisa di-klik untuk zoom gambar).

Terakhir, foto ini dibuat pada tanggal 29 Juni 2010. Meski diambil dua tahun lalu, tidak ada yang berubah dengan wajah kami, masih tetep imut :p
*kabuuuurrrr*


Note:
Senyuman dan cerita ini saya persembahkan pada lomba senyumku untuk berbagi KAKLIST.

Rahasia surat Al-Muzzamil (Ustadz Dr.Amir Faishol F)

Makna: Tersimpan kunci kebahagian manusia. Yg seandainya seseorang melakukan ibadah apapun tetapi lupa thd surat al-muzzamil, itu sulit utk mencapai kebahagiaan yang allah inginkan.

Wahai orang yg berselimut…

Bangunlah malam..dan tidurlah sedikit.

Dan tidurlah kamu secukupnya pada bagian malam awal..

Terutama usahakan kamu bangun setelah setangah malam terakhir..

Atau lebih dari itu…

Atau pada bagian terakhir menjelang fajar..

Inilah saat- saat yang menentukan bagi seseorang untuk membangunkan jiwanya dan menghidupkan rohaninya.

Allah memanggilnya dengan “Wahai orang yg berselimut”. Allah jarang menggunakan kata-kata ini. yg paling sering adalah “Ya ayyuhannas..dll”, tapi sangat jarang Allah memanggil dengan sifat pekerjaan orang. “Wahai orang yg berselimut”, mengapa memanggil seperti ini? Sebab ditengah malam, tantangan paling berat orang pada saat tidur untuk bangun adalah SELIMUT.

Hal ini merupakan tantangan bagi seseorang untuk bisa bangun tengah malam. Kenapa Allah menekankan ini? Sebab supaya kita ingat Allah pada saat-saat yang menentukan. (Prime Time).

Ada waktu- waktu tertentu dimana seorang hamba menjadi terbuka hatinya. Dan terbuka hati itu untuk menerima kekuatan rohani adalah pada waktu separuh malam terakhir sampai menjelang fajar. Maka jika seorang bangun pada saat itu dan dia beribadah pada Allah, maka jiwanya menjadi hidup.

Syetan berjuang pada menjelang fajar, bertekad agar jangan sampai seseorang itu bangun. Ketika seseorang diantara kita tidur, syetan membuat 3 pos di ubun-ubunnya. Pada setiap pos itu, syetan bernyanyi “Alaika Lailun Towil, Naam, Naam, Naam”… (Malam masih panjang,… Tidur..tidur.. tidur…).

Kata Rasul, Kalau seseorang bangun, satu pos akan buyar. Tapi syetan lompat ke pos yg kedua, syetan kemudian bernyanyi lagi “Alaika Lailunn Towil, Naam, Naam, Naam”… (Malam masih panjang,… Tidur..tidur.. tidur…). Makanya ada orang bangun tengah malam, berangkat ke toilet pipis dan tidur lagi. Kenapa? karena pada pos yg ke-dua syetan masih berjuang, jangan sampai orang itu mengambil wudlhu.

Kata rasul, kalau seorang itu wudhu, lepas pos ke-dua dan lompat ke pos 3 dan syetan bernyanyi lagi “Alaika Lailunn Towil, Naam, Naam, Naam”… (Malam masih panjang,… Tidur..tidur.. tidur…).

Ada orang yg berwudlhu dan lihat jam, “Kok masih lama, shubuh ya.. kemudian tidur lagi…Pas bangun matahari sudah terbit”.

Ketika seseorang melanjutkan ke pekerjaan shalat, maka ke 3 pos itu buyar. Syetan akhirnya kalah. Maka jiwanya menjadi bersih. Dia menjadi semangat untuk beramal sholeh. Itulah rahasia kenapa Allah mengajarkan Surat Al-Muzzamil.

3 Pesan Rasul kepada Abu Dzarda.

Pada saat hari mulai gelap, inilah awal pertama kali syetan beroperasi / berkeliaran. Kata rasul, “Jangan biarkan anak kita berkeliaran”. Karena disitu syetan berkeliaran.

Coba perhatikan, kegiatan- kegiatan maksiat sangat banyak dilakukan dimalam hari. Mereka berbuat zina, berbuat dosa. Membuang-buang tenaga, waktu dan uang di malam hari. Tapi apa hasilnya? Nerakalah yang menghampirinya.

Orang-orang kafir / tidak beriman, mereka itu bekerja keras untuk masuk neraka. Nah disinilah Allah ingin mengajarkan kepada kita, “Ayo, kamu kerja keras untuk masuk syurga!!”. Untuk masuk neraka saja butuh kerja keras, apalagi masuk syurga. Syetan bekerja keras, kita harus kerja keras juga.

Bagaimana caranya? Contohnya, pada saat kamu sedang enak tidur, Bangunlah untuk shalat tahajud. Disini kuncinya, kamu akan tahu bahwa kamu punya iman, disaat kamu enak-enak tidur, kamu kemudian bangun. Barulah ketahuan, bahwa kamu punya iman apa tidak. Itulah rahasia surat al-muzzamil.

Rahasianya kenapa diperintahkan bangun malam? Karena Allah akan memberikan tugas yg berat pada Nabi Muhammad. Apa tugas berat itu? Itu adalah Al-Qur’an. Qur’an yang didalamnya ada halal haram, Ada petunjuk untuk istiqomah, yg kalau kamu tidak bangun malam, kamu tidak akan bisa ikut al-Qur’an. Akan banyak hal yg kamu buang, kau hindari. Tapi kalau kau bangun malam, jiwamu akan hidup dan kamu akan mudah ikut apa kata al-Qur’an.

Ternyata, sesungguhnya kalau kamu bangun malam, jiwamu akan menjadi segar, dan kamu akan lebih mudah memahami maksud ajaran Allah.

Orang islam banyak yang melakukan shalat dan puasa, tapi tidak terasa nikmat. Terasa ada yang masih kurang, terasa ada yang kurang nikmat, kenapa? Ternyata ada 1 yang hilang. apa itu? Yaitu, shalat Malam.

Kita shalat, tapi nggak merasa ketemu Allah, jiwa kita kosong, mengapa? Karena shalat malam kita kurang. Baru terasa akan nikmat semua ibadah kita, kalau kita selalu melakukan shalat Malam, inilah rahasianya.

Didalam shalat malam terdapat “Spirit of your life” dan “Spirit of your soul”. Jiwa mu akan hidup, ketika kamu bangun malam.

Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh abu dardza, “Rasulullah kekasihku memberikan pesan kepadaku dengan 3 hal.”

  1. Agar aku jangan lupa shalat dhuha. Sempatkan shalat duha jangan sampai dilupakan. Start duha sekitar pukul 7 pagi. Atau kita lakukan di kantor, paling tidak 2 rakaat. Siapa yang memulai hari dengan shalat duha, maka ia akan berkah diseluruh harinya. Kenapa? Karena setiap anak adam mempunyai 360 sendi, setiap 1 sendi dia minta sedekah pada kita. Dia menuntut pada kita, “AYO FULAN, aku mohon kau sedekah untukku!!”. Kita kalau tidak punya sendi, kita tidak akan bisa berjalan. Apa kalau begitu sedeqahnya? Sedekahnya adalah dengan membaca Tasbih. Artinya, kita setiap hari wajib bersedekah membaca tasbih minimal 360 kali. Kita diminta oleh sendi kita 360 tasbih per hari. Begitu rasul mengumumkan ini, para pedagang dan orang- orang yg sekiranya tidak sempat melakukaanya mengeluh kepada rasul, karena mungkin tidak akan sempat melakukannya karena kesibukannya. Bagaimana solusinya? “Gantinya Kamu tegakkan shalat duha.!!”. Perhatikanlah pesan rasul ini.

  2. Kemudian yang ke-dua Kata Rasul. Hendaknya berpuasa pada hari putih. yaitu setiap tanggal 13,14 dan 15 Hijriyah. Berniatlah, paling tidak kita sudah berusaha. kalau memang saatnya ada halangan insya Allah menjadi pahala karena niatnya sudah sampai.

  3. Hendaklah aku selalu shalat witir sebelum tidur. Apabila kamu tidak bisa bangun malam, mungkin karena tabiat kerjaan kita menuntut kita untuk kerja larut. Jangan lupa, minimal sebelum tidur kamu shalat witir.

Yang paling baik dalam quran dikatakan, Kalau malam sudah tiba, segeralah kamu tidur / istirahat. Ini the best way. “Sleep Early, WakeUp Early”. Kalau kita terlambat tidur, itu akan berpengaruh kepada jiwa kita. Saat bangun kita akan terasa malas dan capek, emosi tidak terkontrol. Tapi kalau kita bangun awal, emosi kita terkontrol, jiwa kita tenang.

Kata Allah, “Kalau kau bangun di malam itu, kamu akan mudah memahami perintah2ku. kamu akan mudah ikut perintah2ku.”

Kita akan tenang hidup, kalau kita menuruti apa kata Allah. Kalau kita ikuti, maka kita akan masuk ke syurga.

Marilah bertekad untuk melakukan 3 hal ini. Kita bisa saling bantu bersama kawan2. untuk saling membangunkan. bisa dengan MissCall atau dengan sms.

Wallahu’alam Bishowwab.


Sumber: http://bozzinsksy.wordpress.com/2008/02/05/rahasia-surat-al-muzzamil/