Thursday, 12 March 2009

Tarbiyatul Aulad

Jadi inget sabtu kemaren jaulah ke rumah ustadzah Amiroh. Rumahnya di samping masjid Al-Hikmah Jl. Bangka Jakarta. Seru banget! berhubung teman2 banyak yang sudah memiliki momongan, jadi materi yang dipilih tentang tarbiyatul aulad. Saya jadi bisa nambah ilmu..itung-itung bekal buat masa depan, hehe..

buat para pembaca semoga bermanfaat ya.. selamat menikmati

Tarbiyatul Aulad

 

Tahap Awal sebelum kelahiran anak:

1)    Taqwa

Sebelum anak lahir, sebelum mengandung, bahkan sebelum menikah, setiap prosesnya harus dilandasi dengan taqwa.

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. (QS. An  Nisa:1)

2)    Memiliki gambaran yang utuh terhadap Anak.

·         Anak adalah hamba Allah, yang dititipkan Allah kepada kita melalui rahim kita.

So, harus dijaga dan dibentuk sesuai dengan apa yang Allah inginkan. Kita harus ikhlas jika suatu saat Allah ingin mengambilnya kembali karena anak kita milik Allah, kita cuma dititipkan saja.

·         Sebagai hiasan hidup.

Yang namanya hiasan kan bikin indah, harus dirawat walau agak rumit, supaya tetap indah.

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”  (QS. Al-Kahfi: 46)

·         Nikmat yang luar biasa.

“Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar”. (QS. Al Israa: 6 )

·         Penyenang hati

“Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. Al Furqaan: 74)

·         Kabar Gembira

Harus disambut dengan hati gembira, mulai dari kita tahu awal kehamilan, karena keluhan dapat mempengaruhi tanggung jawab yang kita berikan terhadap anak.

Ingat cerita tentang Abu Lahab yang diringankan siksanya setiap hari Senin karena dia sempat gembira mendengar berita kelahiran Rasulullah SAW (hari Senin).

 

Karakteristik Ibu → Ibu yang diabadikan dalam Al-Qur’an

1)    Istri Imron (Ibunda Maryam)

QS. Ali Imran → tentang keluarga Imran [Imran, Istri Imran, Anak Imran (Maryam)]

Perhatian terhadap janin →Harus ada cita-cita besar, tentang penghambaan yang sesungguhnya sejak janin masih dalam kandungan.

2)    Maryam (Ibunda Nabi Isa AS. )

QS. Tahrim → tentang sifat-sifat Maryam: menjaga kesucian dirinya, tidak banyak bicara tapi memberikan bukti.

3)    Ibunda Nabi Musa AS.

QS. Al Qashash →tentang sifat-sifat Ibunda Nabi Musa AS.

·       Cepat merespon perintah Allah SWT.

*    Segera menyusui ketika Musa lahir.

“Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa; "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan men- jadikannya (salah seorang) dari para rasul”. (Al-Qashash: 7)

*    Menghanyutkan ke sungai karena khawatir akan lingkungan yang mengancam keselamatan si anak.

*    Melakukan Pemantauan.

“Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan: "Ikutilah dia" Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya.” (Al-Qashash: 11)

·       Tabah, tenang, tawakal → tidak lepas dari usaha dan tidak khawatir.

·       Bisa mengendalikan emosi dengan tepat.

·       Kesungguhan dalam meraih janji Allah →mengembalikan Musa kepadanya, dan menjadikan Musa sebagai  rasul.

4)    Istri Ibrahim AS → Siti Hajar (Ibunda nabi Ismail AS)

QS. Ibrahim → tentang keluarga Ibrahim AS.

Sifat Siti Hajar:

*    Pemahaman tentang Allah SWT.

*    Keyakinan kepada Allah yang sangat tinggi →saat ditinggalkan Ibrahim, dan saat meninggalkan Ismail yang masih bayi di padang pasir.

 

Profil Anak

QS.  Maryam → tentang Nabi Yahya AS, anak Nabi Zakaria AS

“Hai Yahya, ambillah[899] Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah[900]  (maksudnya: kenabian, pemahaman taurat, dan pendalaman agama) selagi ia masih kanak-kanak, dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dari dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa,  dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.” (QS. Maryam: 12-15)

Aspek-aspek yang harus ditanamkan kepada anak:

1)      Keimanan kepada Allah (Baca kisah Luqman)

2)      Emosional → lembut dan penuh kasih sayang.

3)      Patuh kepada orang tua →kita yang harus mengajarkan kepada mereka.

Sejauh mana kita memuliakan orang tua, sejauh itu pula anak kita akan memuliakan kita!!

Prinsip-prinsip yang harus dipegang dalam mendidik anak:

1)    Keikhlasan

Jika kita ikhlas maka Allah akan mengajarkan dan memberikan jalan kepada kita.

2)    Memberikan contoh

Jika kita ingin anak kita hafal Al-Quran maka kita juga harus rajin tilawah dan menghafal Al-Quran.

3)    Memberikan nasihat-nasihat sesuai dengan kebutuhannya.

4)    Bersikap Adil.

5)    Selalu berdoa kepada Allah.

6)    Memberikan reward dan punishment dengan proporsional.

(Wallahu’alam bish shawab)

 

“Posisikan anak seperti apa yang Allah posisikan. Arahkan anak sesuai dengan apa yang Allah arahkan”

 

Wednesday, 4 March 2009

Menulis Ampuh Redakan Gangguan Emosi

Ada artikel bagus, yang ternyata saya baru tahu

(Kontributor Republika)

Jika anda menyenangi puisi dan suka menulis, tahukah anda, kebiasaan tersebut ternyata mempengaruhi perkembangan mental dan psikologi diri anda. Demikian hasil peneilitian yang dilakukan lembaga Masyarakat Ilmu Pengetahuan Amerika Serikat, AAAS baru-baru ini.

Menaruh pulpen di atas kertas membantu otak mengatur emosi dan mengurangi perasaan takut dan marah. Peneliti menyatakan,menulis pengalamam pribadi memiliki efek "pencuci perut" karena sebagian otak terhubung dengan pemicu emosi dan aktivitas di sekitar wilayah otak yang berhubungan dengan kontrol diri.

Kualitas dari lirik atau prosa yang dibuat tidak berpengaruh terhadap penulis. Berdasarkan fakta, ilmuwan menduga jika tulisan sedikit membeberkan kesan hidup dan pengalaman akan berpengaruh baik. Sekarang para peneliti berharap mengembang suatu terapi yang mendasarkan penemuan mereka, yang kemudian bisa digunakan untuk menghilangkan ketakutan sosial atau fobia.

Ahli Saraf Universitas California,Dr. matthew Lieberman kemudian memberi nama penemuan AAAS dengan sebutan "menaruh perasaan ke dalam tulisan". Dia menuturkan,mengekpresikan diri lewat tulisan merupakan "pengaturan emosi yang tak disengaja"."Hal tersebut terlihat untuk mengatur kita dalam keadaan sulit," ujarnya.

Masyarakat,dinilainya,meremehkan aturan untuk duduk ketika emosi padahal dibaliknya terdapat manfaat. "Saya pikir, penemuan mengungkapkan alasan mengapa masyarakat menulis diari atau menulis lirik buruk pada lagu, sesuatu yang tidak akan pernah dimainkan di radio," ujarnya.

Dr Lieberman membuktikan keampuhan terapi menulis dengan membaca sekilas 30 otak individu saat mereka menguraikan gambar-gambar menyusahkan. Dia menemukan, menulis akan mengurangi aktivitas amygdala, bagian otak yang terhubung dengan emosi dan ketakutan dan meningkatkan aktivitas bagian depan korteks, pengatur pikiran. Dia menduga, lebih banyak menulis mengenai emosi jiwa akan menurunkan tekanan pada otak dan membangun keseimbangan mental.

Meskipun Lieberman tidak begitu mengerti efek dari terapi menulis namun hal itu telah dibuktikan. "Jika anda bertanya kepada masyarakat kemudian mereka tidak berpikir, menulis akan mempengaruhi pengaturan emosi, tetapi ketika anda melihat otak, baru anda dapat melihat apa yang sedang terjadi," ujarnya.

"Semakin kita menggunakan otak depan, semakin kecil respon amygdala.  Terlihat adanya efek dilihat-dan melihat" tambahnya. Dipercobaan lain, menulis dapat digunakan untuk mengawali terapi bagi masyarakat yang takut terhadap laba-laba.

Dengan menulis ketakutan yang mereka miliki akan memiliki hasil berbeda bila dibandingkan dengan masyarakat yang tidak menulis ketakutan mereka. "Kami tidak berpikir bahwa ini merupakan bagian dari aplikasi klinis," ujar Lieberman.

Namun, menurutnya, efek akan menjadi negatif jika menulis terlalu gamblang atau detail karena akan mengingatkan mereka terhadap trauma yang dilalui. " Anda menulis untuk melupakan bukan untuk mengingat," katanya.

Maka dapat diketahui mengapa kadang penulis ditemukan memiliki masalah kejiwaan, karena menulis memungkinkan mereka tetap bereaksi terhadap beberapa masalah emosi.

"Saya sangat yakin itu juga merupakan bagian motivasi mereka untuk menulis," tukasnya. "Anda bisa bayangkan akan jadi apa, mereka tanpa menulis," pungkasnya.

Friday, 27 February 2009

Wisuda.. adalah...

wisuda, sebuah hal yang paling dinanti oleh para akademika (terutama mahasiswa).
wisuda, sebuah kegembiraan yang terperi di dalam hati
wisuda, sebuah persembahan bagi oarangtua tercinta atas apa yang telah mereka perjuangkan untuk pendidikan kita
wisuda, sebuah gerbang menuju kehidupan sebenarnya, yang telah menanti kita
tapi wisuda juga sebuah ajang perpisahan
perpisahan dengan institusi yang kubanggakan, bogor yang asri, dosen dan teman-teman tercinta, dan semua yang telah bersamaku 5 tahun terakhir ini
wisuda juga sebuah pintu masuk ke dalam Himpunan alumni, yang menyokong kampus dari luar

Masih lekat dalam ingatanku, 25 Februari 2009
saat bersama teman-teman seperjuangan, berada di dalam gedung graha widya wisuda
mengenakan jubah hitam dan toga yang baru kali ini kukenakan
rasa gembira, sedih, dan terharu bercampur dalam euforia ini
khidmat, begitu kurasa..
saat prosesi memasuki ruang GWW, diiringi Gaudeamus igitur
satu persatu acara berlangsung hingga lagu persembahan untuk wisudawan, Laskar Pelangi!
lagu yang kusuka. Gembira, semangat, sekaligus bikin sedih!!
Agiaswara ipb bagus banget membawakan lagu-lagunya.. hebat!

kalau bukan karena tinta, takkan tercipta sebuah puisi
kalau bukan karena cinta, takkan mungkin kuberdiri disini
meski kutahu tak mungkin terbalas setetes air susu dan keringat ayah&ibuku tercinta
meski begitu, terimalah sedikit persembahan cinta dariku
setulus hati, karena aku mencintai kalian seperti aku mencintai surga..

Keluar dari gedung wisuda, seperti jalan di atas Red Carpet! banyak yang menyambut.
teman-teman, adik kelas, kakak kelas, dan orang tuaku yang telah keluar duluan dari gedung.
dapet bunga.. seneng banget. sebenernya bukan dilihat dari bunganya, tapi dari ketulusan hati mereka mengucapkan selamat
Aam, yuyun, tahira, Erna, Dyna, Wiwin, Mastuti, Dede, rio, Nuriah, Diyah, nita, mba rina, mba hamda..
ehm.. banyak lagi, maaf tidak bisa menyebutkan satu persatu
specially for Age, adikku yang ngebelain dateng dan ngejar sampai audit rektorat
jazakumullah khairan katsiran semuanya.. atas doa, kedatangan, hadiah terindah, dan bunganya

Akhirnya.. pendidikan S1 ku selesai juga, walau agak telat. mudah-mudah suatu saat aku bisa balik lagi ke GWW sebagai wisudawan Magister. Amiin..

Terima kasih tak terhingga kepada semua pihak dan pribadi yang telah bersamaku selama aku menempuh pendidikan S1 ku di ipb.. semoga Allah SWT membalasnya dengan kebaikan yang lebih besar.

 

Friday, 20 February 2009

Pagi.. sarapan asap rokok

like other days.. everymorning in Monday until Friday, i must go to Jakarta. But this morning i leaving from my 2nd home (alias kosan tercinta), in Bogor of course..

Sebenernya sih mo naek kereta ekonomi AC tapi berhubung ga tau loket karcisnya dimana (payah banget ya..??) dan ga tau udah berangkat ato belum keretanya. makanya, terpaksa deh naik KRL Ekonomi biasa. Mo naek Pakuan express dah penuh gitu n dah siap mo berangkat... eh, pas dah duduk di KRL Ekonomi biasa, taunya ada pengumuman kalo kereta ekonomi AC Tujuan Jkt akan segera di berangkatkan.. yah, tau gitu tadi tanya2 dulu ya ada apa ngga tuh kereta!?

akhirnya jam 06.04 KRL ekonomi tujuan jakarta (Kota) diberangkatkan. Duh.. salah apa ya aku, hingga orang-orang disekitarku ngerokok semua!! alhasil dah kayak kebakaran gitu, saking banyak asap2 rokok (SMELL NOT GOOD!) sebel bener-bener sebel! di setiap gerbong kereta selalu kayak gitu! yah.. apa boleh buat, pasrah deh daripada telat.. hiks.. hiks.. padahal pagi ini belum sempet sarapan, tapi dah disuguhi asap rokok.. Ya Rabb..

Bayangin aja, kita dah berusaha untuk menjaga kesehatan dengan cara tidak merokok tapi mesti juga kudu menghirup tuh yang namanya asap rokok dari para perokok tidak bertanggung jawab. Lagian kan perokok pasif memiliki resiko terserang penyakit (yang timbul dari asap rokok) lebih besar dari pada perokok aktif.. MIKIR GA SIH MEREKA??? Tega banget!

Terserah sih kalo mo merokok ato ga, yang penting jangan bikin orang lain menderita juga karena asap rokok tsb.. kalo mo merokok di sana tuh di tempat yang ga ada manusianya. KARENA SETIAP ORANG PUNYA HAK UNTUK MENGHIRUP UDARA YANG BERSIH !! JADI JANGAN KAU AMBIL HAK MEREKA !!!

 

Tuesday, 17 February 2009

Kayak masih mahasiswa?!

waaks.. lagi-lagi kudu bergelut dengan jurnal dan patents.. in english pula..

jadi merasa masih mahasiswa dan masih penelitian. Tapi seru juga, untungnya bisa menikmati hehe.. dah jadi makanan sehari-hari. Habis mo gimana lagi, kayaknya ilmu yang kudapat dari bangku kuliah yang hanya 4 tahun+1 tahun penelitian (Hanya???) kagak cukup buatku melanjutkan hidup(*shah.. apa coba*, paling cukup cuma buat bekal aja or foundation gitu..) emang, enaknya dari kimia murni tuh bisa masuk kemana aja.. termasuk ke biomaterial ini.

Jujur, waktu kuliah tuh kayaknya dengan materi2 kuliah yang diajarkan dosen tuh udah cukup membuatku mumet.. ternyata, itu belum seberapanya.. semakin jauh langkahku dari kampus(berapa langkah ya??) jadi merasa ilmu yang selama ini kudapat di kuliah cuma seuprit, ato seujung kuku dibandingkan dengan ilmu Allah yang tesebar di seantero jagad ini..

"Dan seandainya pohon-pohon di Bumi menjadi pena dan lautan (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya 7 lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya dituliskan kalimat-kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana." (QS:Luqman:31)

sebidang dengan orang-orang teknik kimia, teknik material, teknik fisika sampe fisika murni, secara tidak langsung menuntutku untuk mendalami bidang2 itu (ya eyalah.. kalo kagak ngerti, gimana bisa kerja di tim penelitian tsb..). Senengnya, peneliti disana sering ngajak diskusi. jadi kalo ada hal2 yang kurang ngerti bisa kutanyakan.trus ada juga temen sepantaran yang jadi temen diskusi, anak teknik material ITB. Jazakillah ya winda, dah mau menjawab pertanyaan2 ku :-)

Yo tetap semangat belajar.. kayaknya semboyanku waktu kuliah kudu kupake lagi deh: Jadilah Pembelajar Sejati!!!

 

Wednesday, 11 February 2009

Daftar wisuda (minggu kemaren) hari ketiga (sekarang)

hari ketiga..
suasana baru, tempat baru,pemandangan baru, orang-orang baru, kebiasaan baru..
ehm.. apa lagi ya yang baru? *garuk-garuk kepala yang ngga gatel*.. komputer dan ruangan baru kali ya..

ingatanku melayang tinggi ke peristiwa seminggu yang lalu.. (ciyee.. peristiwa??)
yap, tepatnya rabu tanggal 4 Februari.. bersama teman2 se-Mipa dll.. daftar wisuda.
datengnya sih pagi-pagi, bahkan sebelum loket AJMP dibuka! maksudnya biar dapet tempat (buat ortu) di dalam gedung graha widya wisuda.
seneng aja.. daftar rame2. maklum baru pertama nih daftar wisuda.. secara, baru sekarang juga lulus S1.
ya.. setelah melewati setahun penelitian yang sangat bermakna.

setahun perjuangan.. tak terbantahkan..
diiringi canda, tawa, air mata, peluh dan darah..
setahun terakhir ini.. begitu berharganya..
peristiwa dan orang-orang yang mengelilingiku..
kehidupan setahun terakhir ini telah menjadi bagian mozaik hidupku..
detik-detik terakhir yang tak terlupakan

jreng..jreng.. setelah melewati antrian yang gak terlalu panjang (maklum masih pagi..) akhirnya dapet juga toga dan undangan.
tinggal mendistribusikan ke yang pada punya nama di undangan tsb. maklum sekalian daftarin beberapa orang..
inginnya sih biar tempat ke ortunya sebelahan2 gitu.. supaya orang tua kita saling kenal dan bisa merasakan indahnya ukhuwah yang telah kita rasakan bersama (betul ga, teman2?)
tapi.. ternyata hal itu belum bisa terwujud.
gak tau kenapa, padahal daftarnya berurutan, tapi kenapa cuma aku yang dapet di dalam gedung dengan kode TE? teman yang setelahku dapatnya di luar, dengan kode LA.
jangan2 undangan ku the last untuk kursi di dalam gedung.. di bagian mana ya? mudah2an bukan di POKINTAS (pojok kiri atas) ato POKANTAS (pojok kanan atas).
kasihan my parents kalo kudu naek2 tangga yang kelihatannya banyak banget jumlahnya!!

mudah2an ukhuwah antara kita bisa berlanjut ke para orang tua kita juga ya teman2..
walau tempat duduknya ga berdekatan, bukan berarti yang kita cita2kan tidak akan terwujud ya..

wisuda kali ini, kimia40 siapa aja ya yang bisa ikut? lia, noer, dewi, titik, yadi, yoga.. ehm siapa lagi ya?
mudah2an teman2 yang masih berjuang di lab or lagi ngedraft bisa cepet seminar dan sidang, tuk ikut wisuda selanjutnya.
wisuda tahap III, kapan ya??
 

Tuesday, 3 February 2009

islamic book fair

Start:     Feb 28, '09 09:00a
End:     Mar 8, '09
Location:     gelora bung karno senayan
ayo rame2 belanja buku di islamic book fair
28 feb - 8 maret 2009