Tuesday, 20 January 2009

back to school

Dakwah thullabiyah adalah niscaya, karena di dalamnya terdapat generasi muda yang akan memegang kepemimpinan negara dan umat ini di masa depan. Dakwah SMP dan SMA/SMK telah menjadi bagian yang cukup penting dalam lingkup dakwah thullabiyah, karena tarbiyah yang dilakukan sedini mungkin diharapkan akan membentuk pribadi-pribadi yang baik, shalih, kamil, dan mutakamil. Karenanya dakwah ini harus itqan (profesional). Dakwah thullaby di tingkat ini memerlukan perhatian dan kontribusi aktif yang sistematis dan signifikan dari para kader dakwah, selain dukungan perangkat strategi dan pedoman dakwah sekolah serta struktur pengelolaan yang memadai.

Sekolah merupakan satu masa seseorang dalam tahap pencarian dirinya, sehingga jika seseorang dapat tersentuh nilai Islam sejak masa sekolah ini, akan menjadi bekal yang sangat baik dan kuat bagi dirinya. Sekolah menghasilkan kalangan terpelajar sebagai aset bagi kepemimpinan ummat dan bangsa di masa mendatang, karena itu semakin banyak pelajar yang komitmen terhadap nilai-nilai Islam lebih menjamin banyaknya nilai-nilai kebaikan yang mewarnai kehidupan di masa depan. Sama seperti dakwah kampus (DK), dakwah sekolah (DS) juga mempunyai tujuan untuk men-supply alumni sekolah yang berafiliasi terhadap Islam sehingga nantinya bisa menjadi input bagi perguruan tinggi maupun bagi masyarakat. Perlu diingat juga bahwa banyak sekali perguruan tinggi yang perlu diisi oleh siswa-siswi yang telah memiliki pemahaman Islam yang kuat. Bisa dilihat disini bahwa DS memiliki peran pula untuk mengarahkan para siswa yang sudah terkondisikan untuk masuk ke semua jenis perguruan tinggi (PT) yang diperlukan untuk perbaikan bangsa. Perlu disadari pula bahwa kita perlu pula kader yang mampu untuk berdakwah di militer atau sekolah tinggi negara yang saat ini masih membutuhkan banyak kader dakwah untuk mengubah kondisi kampus tersebut menjadi lebih bernilai Islami.

Sejarah telah menorehkan emas dominasi generasi muda (remaja) dalam menyingkap dan membangun peradaban. Hampir semua pentas perubahan dunia tidak lepas dari campur tangan generasi muda, termasuk juga penghancuran peradaban Islam oleh pemuda Turki Kemal Attaturk. Pemuda memiliki pancaran semangat idealisme kehidupan. Perhatikan bagaimana Rasulullah SAW merekrut para sahabat muda pada awal-awal penyampaian risalah Islam; Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah, Mush’ab bin Umair, Ammar bin Yasir, Bilal dan yang lainnya. Ingatlah bagaimana para pemuda Indonesia mempelopori persatuan dan kesatuan lewat Sumpah Pemudanya. Perhatikan bagaimana arek-arek muda Surabaya melawan tentara sekutu-NICA dengan keperkasaan mereka di bawah sulutan takbir Bung Tomo. Lihat bagaimana para pemuda menjadi motor reformasi Mei 1998. Perhatikan bagaimana kualitas mereka di panggung sejarah. TAK DIRAGUKAN DAN TAK TERBANTAHKAN!!!

            Jika kita lihat kondisi hari ini, remaja-remaja kota besar di Indonesia (bahkan kini merambah ke kota-kota kecil), menampakkan berbagai penyimpangan perilaku sosial dan seksual yang semakin mengkhawatirkan. Budaya tawuran, perkelahian pelajar, seolah merupakan penyakit warisan yang sulit disembuhkan. Ratusan pelajar SMU/SMK (bahkan SLTP) menjadi korban, belum termasuk yang meninggal dunia serta banyak kendaraan bermotor dan bangunan yang ikut hancur.  Lihatlah perilaku mereka di pusat-pusat perbelanjaan di kota-kota besar, gaya hidup remaja yang glamour, konsumtif, urakan dan cenderung west life (kebarat-baratan). Mereka terbenam dalam hingar bingar musik, pesta, cinta, dan perilaku yang destruktif. Belum lagi penyimpangan perilaku seksual yang memprihatinkan. Prestasi kelam para remaja pun semakin berderet panjang dengan kasus-kasus penyalahgunaan narkoba, pesta seks, kumpul kebo, pemerkosaan, dsb. yang banyak melibatkan remaja. Dan parahnya, mayoritas dari mereka adalah remaja muslim… sulit dipercaya, ghazwul fikri telah membuat remaja muslim kehilangan identitasnya! Inikah generasi muda calon pemimpin bangsa?? Inikah generasi muda yang akan memimpin umat di masa depan ??

            Mengapa remaja kita saat ini berprestasi kelam padahal mereka (katanya) adalah generasi harapan? Bisa jadi karena kurangnya perhatian gerakan (dakwah) Islam terhadap para remaja/pelajar, atau karena gencarnya serangan musuh-musuh Islam yang belum bisa diimbangi oleh para aktivis dakwah kita karena terbatasnya SDM dakwah. Sebab mereka merupakan sasaran terbesar Ghazwul Fikri dan arus informasi musuh-musuh Islam. Kita juga dapat mengamati bahwa mode dan trend (baik atau buruk) sangat mudah berkembang di kalangan remaja karena sifat mereka yang mudah meniru dan spontan. Hal ini juga sekaligus merupakan dakwah terbesar di kalangan remaja. Yo, bangkitkan kembali generasi harapan itu!! HARAPAN ITU MASIH ADA!!

            Generasi remaja yang intinya terdiri dari para pelajar SMU/SMK memiliki beberapa kedudukan yang penting berkaitan dengan aktivitas dakwah (KAPMI 2001):

1.      Jumlah pelajar di Indonesia sangat besar, jauh lebih banyak dari generasi di atasnya   (mahasiswa) yaitu sekitar 10-15% dari jumlah penduduk Indonesia. Dari jumlah itu hanya 10-20 % saja yang melanjutkan ke jenjang PT. Hal ini berarti jika yang sebagian besar itu tidak mengenal nilai-nilai Islam dan kebenaran hakiki --karena tidak adanya dakwah sekolah-- ketika lulus dan masuk dunia kerja/kembali ke masyarakat, maka masyarakat akan semakin banyak dihuni oleh orang yang jauh dari nilai Islam. Padahal yang sebagian kecil ke PT/universitas pun juga tidak semuanya mendapat hidayah Islam lewat sentuhan dakwah kampus. Di sini terlihat bahwa peran dakwah sekolah amatlah vital untuk meningkatkan persentase para pelajar yang sadar ber-Islam agar jumlah masyarakat yang sadar ber-Islam semakin banyak.

2.      Remaja umumnya memiliki nilai dan sifat dasar yang baik. Sifat mereka yang dinamis, kreatif, agesif, spontan, heroik, mudah meniru dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sangat cocok jika dikenalkan dengan nilai-nilai Islam yang dinamis dan universal. Namun remaja memiliki tingkat emosional yang labil, terburu-buru dan mudah putus asa, serta biasanya seorang remaja ketika di SMU/SMK tengah mencari kepribadian/jati dirinya, sisi inilah yang perlu kita bina.

3.      Para remaja-pelajar SMU/SMK terdapat di seluruh propinsi dengan penyebaran sampai ke tingkat kecamatan bahkan desa (bandingkan dengan PT yang hanya di tingkat propinsi dan tidak merata). Dengan demikian jika aktivitas pembinaan keislaman menyebar di seluruh SMU/SMK maka akan semakin banyak wilayah yang terwarnai dengan nilai-nilai keislaman hingga nantinya dakwah akan semakin menyebar.

4.      waktu para remaja-pelajar lebih banyak dihabiskan di luar rumah (sekolah 7 jam sehari; Bimbel/kursus/ekskul 2-4 jam sehari). Dengan demikian aktivitas mereka di luar rumah sebagian besar adalah di sekolah. Bila porsi waktu yang banyak ini dimanfaatkan untuk mengenalkan Islam lewat dakwah sekolah, insya Allah sangat berguna.  

Dari hal di atas, sangat nampak bahwa prospek penerimaan (dakwah) Islam di kalangan remaja-pelajar SMU/SMK sangat cerah, asalkan ada pihak-pihak yang berkomitmen untuk melakukannya.

            Dakwah sekolah merupakan tuntutan untuk menjaga kesinambungan rantai dakwah. Aktivitas dakwah di kalangan generasi berikutnya (kampus), sangat ditentukan dengan keberhasilan dakwah di lingkungan sekolah. Begitu juga dakwah di masyarakat umum akan lebih mudah dengan adanya dakwah sekolah. Sebab lebih mudah menyebarkan suatu nilai/idealisme di kalangan remaja yang masih berkembang pemikirannya serta dalam masa pencarian jati diri sehingga akan semakin mantap ketika ia memasuki dunia perguruan tinggi atau kembali ke masyarakat, daripada harus mulai mengenalkan Islam ketika mereka sudah di PT atau di masyarakat. Dengan demikian dakwah sekolah sangat berperan dalam roda dakwah secara umum, atau dengan kata lain peran dakwah sekolah adalah sebagai muqoddimah/prolog bagi dakwah tingkat selanjutnya (dakwah qosshof).

            Tidak ada alasan bagi para pejuang dakwah ini untuk melupakan atau sejenak mengalihkan fikiran dan tenaga dari dakwah thullabiyah, apapun kesibukannya! DK dan DS must go on in whatever situation, berjalan beriringan, saling menguatkan, dan dapat perhatian yang (minimal) porsinya sama besar... wallahu’alam.



yup.. mantapkan diri 'tuk balik ke sekolah tercinta...

Wednesday, 31 December 2008

Pemuda Palestina




Tiada kulepas berdiri ditepian jalan
Walau hanya batu senjataku melawan engkau
Ini negeriku dan kami pantas berontak

Perang takkan usai sampai Palestina mulia
Kusadari sebiadab apa dirimu
Dan kau perlu tahu ada Allah diatas sana

Aku kencang berlari
Biar kuhadang dengan apa yang kupunya
Hunus saja tubuh ini
Biar kusyahid itu mati yang mulia
Barisan kami Pemuda Palestina

Mimpi jika engkau berharap kami berhenti

Perang takkan usai sampai Palestina mulia
Tanah suci ini kelak akan menjadi saksi
Saat kau terima kehancuran bertubi-tubi

(edcoustic)

Friday, 19 December 2008

Ngapain ya?

ngapain ya disini?

janjian sama orang ga dtng2.. yah, mending nunggu sambil ngenet (dari pada bengong, ya ngga?). mudah2an tuh orang cepet dateng.. tinggal 50%  nih batere..

senengnya kalo ngenet pagi2 gini, loadingnya cepet. dah lama ga ngenet pagi. semenjak bebas Lab.. jadi kangen, masa-masa ngelab pagi-pagi (pagi buta malah!). tapi gak mau deh balik lagi ke masa-masa itu. yup, hidupkan moving forward!

10 menit... still waiting

20 menit...still waiting

30 menit...still waiting

45 menit...still waiting

55 menit...

dah ah cabut dari LSI. lama betul nunggunya.. dah hampir 1 jam! woii... manusia kemana sih kamu?? jangan2 saya salah tempat? (tapi bener kok.. di depan LSI)

huah.. mo miskol nomornya ga aktif2... wasting time banget nih, tau gitu tadi saya ketemu dosen dulu... awas ya kalo ketemu (ha ha ha...).. eh ngga ding, lumayan pagi2 dah dapet info dan berita terbaru, plus update-an antivirus.

Wednesday, 10 December 2008

intanshurullah yanshurkum wa yutsabbit aqdaamakum... aku lulus!

alhamdulillah.. subhanallah.. wa la ilahaillahuallahu akbar!
sore yang istimewa, diantara sore-sore yang istimewa yang telah kulewati..
hari ini tuntas sudah satu mimpiku.. Lulus 2008! yah.. walaupun target awalnya lulus awal november 2008..tapi Allah yang lebih tahu waktu yang tepat untukku lulus.
akhirnya waktu ini datang juga, setelah 11 semester kunanti ;-p (lama banget ya?? lia, lia, kenapa lama li lulus nya?). mo gimana lagi.. sekeras apapun aku berusaha, tapi ini memang hasil yang terbaikk (eh, k nya kelebihan satu :p)..Lulus pada waktu yang cepat memang menyenangkan,tapi lebih menyenangkan lagi lulus pada waktu yang tepat. ya ga?

cerita tentang sidang kompre,alhamdulillah setelah sempat ganti 4 penguji, 2 kali ganti hari, 2 kali ganti ruangan, 2 kali perbaikan cek format, dan 5 kali ngeprint ulang draft (iseng banget dihitungin?! ya iyalah..!) akhirnya jadi juga sidang. Padahal lagi malem sempet terbersit sebuah pertanyaan juga, jadi ga sih besok sidang? siapakah gerangan dosen penguji 2 ku? akhirnya semua terjawab pada jam 21 WIB (kok bisa sih??)
yup.. bismillahi tawakaltu'alallah.. kujalani sidang kompre ini setelah berjibaku ditengah guyuran hujan, ruangan ber-AC yang dingin banget, plus nih hidung rada2 pilek..
alhamdulillah pertanyaannya cuma yang seputar skripsi.. padahal dah belajar matkul dari kimia dasar alias dari tingkat 1 (walau ga semuanya). soalnya cerita temen2 pas sidang begitu mengerikan :p dibilang yang ditanyainnya yang dasar2 banget lah, yang ga diduga, perkembangan sains terbaru..tapi alhamdulillah banget aku "tidak merasakan lamanya waktu saat didalam ruangan" (walau ga semua pertanyaan bisa terjawab)..
at last, dapet wejangan deh dari para penguji..ya, harus sadar, sekarang aku punya tiga huruf dan tiga titik yang menyertai nama lengkapku..maknanya, aku membawa nama IPB juga (Berat euy!)
Yup, takkan kukecewakan almamaterku!

Hari sudah sore, kuharus beranjak dari sini..
mewujudkan mimpi yang ke se....kian (ada deh!!)
yeah, one step after sidang... kewajiban lebih banyak dari waktu yang tersedia, smangat!
saatnya menjalankan rencana selanjutnya.. ha.. ha..ha

 

 

Pusat Antar Universitas IPB, Lt.5

Rabu, 10 Desember 2008 pukul 17.52


 

Monday, 24 November 2008

Sidang Comprehensif

Start:     Dec 10, '08 12:00a
Location:     Ruang Sidang Departemen Kimia FMIPA IPB
Disinilah semua yang telah dilakukan selama study di IPB dipertanyakan, Layakkah saya menyandang gelar S.Si.? semua harus dipertanggungjawabkan, baru di hadapan manusia (3 dosen penguji)... duh siapa ya dosen pengujiku? mudah2an diberikan kelancaran selama menjalani proses sidang compre...

Selamat jalan cinta...

kau yang telah pergi
meninggalkan kenangan abadi
saat kubelajar melewati satu titik dalam hidupku
saat aku tak mengerti yang harus kulakukan
saat semuanya menjadi tidak mungkin

kau yang telah pergi
mengajarkanku bagaimana seorang pembelajar sejati harus bersikap
mengajarkan aku untuk terus tersenyum walau keadaan tidak tersenyum kepadaku
mengajarkan agar kuwarnai hidup dengan sikap optimis
mengajarkan aku untuk menjadi insan yang sabar atas yang telah menimpaku

kau yang tlah pergi
tulus memberiku semangat tanpa kuminta
tulus mengerti keadaanku tanpa kusadari
tulus membantuku tanpa kuduga
walaupun keadaanmu tak lebih baik dariku..
tapi kau selalu memberiku energi untuk maju melewati ini semua

bahkan hingga nafasmu hampir terputus
kau masih berusaha membimbingku
berusaha mendengar keluh kesahku
tetap berfikir yang terbaik untukku

kalau saja aku tahu itu terakhir kalinya kubisa melihat senyummu
pasti takkan kutampakkan kesedihanku saat itu
akan kuukir senyum terindahku agar kau bahagia

kalau saja aku tahu itu terakhir kalinya kubisa mendengar suaramu
takkan kusia-siakan kesempatan itu
untuk meminta maaf atas segala khilafku yang tak berkenan di hatimu
untuk berterima kasih atas semangat hidup yang telah kau transfer ke jiwaku

maafkan aku yang telah membuatmu menunggu
hingga kau hanya bisa kulihat dari balik kaca
hingga kau tak dapat berbicara denganku lagi
bahkan kau pun tak bisa merasakan kehadiranku

tak mampu kubendung tangis ini
melihatmu terkulai lemah tanpa sadar
ditemani botol infus, tabung oksigen dan beberapa selang yang masuk ke tubuhmu
dapat kurasakan betapa sakitnya jarum-jarum yang menembus pembuluh darahmu

aku memujimu hingga jauh terdengar ke angkasa
rintihan hatiku memanggilmu
dapatkah kau dengar?

sampai akhirnya saat itu tiba juga
kuharus kehilangan seorang guru terbaikku lagi
yang dengan tulus memberikan yang terbaik untukku
seperti orang yang telah mendahuluimu meninggalkanku

kau yang telah pergi
mengajarkan padaku cara mengemban amanah
menjalankan amanah hingga nafas terakhir
mengingatkanku bahwa semuanya akan diminta petanggungjawaban oleh-Nya
ya.. semuanya..

selamat jalan manusia pecinta
selamat jalan pendidik yang tulus mengabdi
semoga Allah memberikanmu tempat terbaik di sisi-Nya
amiiin...
sejuta kata takkan mampu mengungkapkan perasaanku



Saturday, 8 November 2008

One step after seminar

Alhamdulillah... selangkah lagi menuju S.Si.
Harus tetap smangat ni,, n pastinya kudu buka2 lagi buku2 kuliah dari tingkat 1...
Nasib.. deh jadi anak kimia.. yang ga jauh2 dari elektron..
kudu lewatin sidang compre dulu, mempertanggungjawabkan nilai2 yg didapet slm kuliah... mulai dari tingkat1!
malah buku2nya dah dimasukin ke gudang semua.. terpaksa deh kudu bongkar gudang di rumah.. huhff...
kayaknya dulu masuk ipb ga sesusah ini... kenapa mo keluar ipb susah banget ya??? (tanya kenapa? -iklan.red-)
Ayo lia, bangkitlah... harapan itu masih ada! (nyontek shouHar.red)
Febuari...masih 3 bln lagi ya?