Showing posts with label S2. Show all posts
Showing posts with label S2. Show all posts

Friday, 7 February 2014

Gladi Resik (lagi)


Gladi resik itu waktunya foto2 bareng temen2. Karena waktunya lebih luas dan ga bawa keluarga, jadi lebih leluasa :D

Kalau di UI, gladi resik itu momen terpenting dari rangkaian wisuda hehe.. karena di gladi resik kita diberi ucapan selamat (salaman) oleh rektor dan dekan, trus difoto deh. Makanya hampir semua peserta wisuda selalu pake kebaya dan dandan pas gladi resik ini. Tapi ak n mba ifa (temen sekelasku) biasa aja. Gak dandan. Alasannya saya gak bisa dandan hehe.. dan ngerasa ga nyaman aja kl mukanya ditempel2 lapisan2 kosmetik gitu hehe.. jadi cukup pake bedak n lip warna natural :D

Ngomong2 soal foto, wisuda S2 ini ga banyak yg saya kenal. Jadinya cuma bisa foto bertiga hiks.. kita lulusnya duluan alias 1,5 tahun jdnya temen wisuanya dikit deh. Tapi lumayan lah punya foto wisuda bareng temen :D

Btw alhamdulillah kita bertiga cum laude. Rangking 1 pak yohan dg ipk lebih dr 3.9 lalu mba ifa dg ipk lebih dari 3.8, dan ketiga akuh dengan ipk lebih dari 3.7.

Semoga ilmu yg didapat bisa bermanfaat untuk umat. Semangat!

Wednesday, 8 January 2014

Wisuda ke-2 (akankah?)

Di suatu  sore... setelah sidang tesis.

"Selamat ya mba liaaa... udah lulus S2 nya." 
"Alhamdulillah.. terima kasih ya."
"Kapan wisudanya?"
saya terdiam.. jujur selama ini saya tidak (belum) kepikiran tuk daftar wisuda. Yang saya pikirkan hanya lulus 1,5 tahun saja... maka ketika muncul pertanyaan ini saya cuma bisa nyengir sambil berkata:
"ha.. wisuda ya? gak tau ya kapan. Emang UI wisudanya bulan apa aja?" *sambil nyengir dan garuk2 kepala yang gak gatel*
"yah kayaknya sih setahun 2 kali ya... Lha mba lia ini gimana sih, masa gak tau kapan jadwal wisuda??" kata adik kelas saya itu. Bingung. Takjub.
"Oh.. saya belum pikirin ya wisuda tuh kapan.. Trus kalo mau ikut wisuda gimana ya caranya?"
"Huaaa... mba liaaa... gak mau ikutan wisuda ya??" Dia makin takjub.
"Ya... kayaknya sih pengen juga sih. Gimana caranya?"
Dan akhirnya dia menjelaskan step-stepnya dari awal sampai akhir untuk daftar wisuda beserta lokasi pendaftarannya....
"Oo... gitu ya. Hehehe... tar saya pikirin deh mau ikutan wisuda atau gak." 
Dia pun masih heran dengan ekspresi saya :D

Di suatu pagi keesokan harinya.

"Liiii.... selamat ya udah lulus. semoga ilmunya bermanfaat."
"Aamiin... terima kasih atas doa-doanya.."
"Jadi kapan wisuda?"
"ha.. eh... kapan ya..." jawab saya sambil nyengir.
Alhasil teman saya itu keheranan... "lha piye toh? emang gak ikut wisuda?"
Saya nyengir hehehe..

Jujur, wisuda untuk S2 ini saya merasakan tidak lebih dari sekedar ritual saja. Rasanya bedaaa banget saat wisuda S1 dulu...
Wisuda S1 itu seperti sebuah perayaan, ucapan terima kasih kepada orang tua atas jerih payah mereka hingga anaknya bisa jadi sarjana. Saat itu, rasanya banggaaaa banget bisa sampai tahap ini.
wisuda S1
Untuk wisuda S2 ini, saya belum bisa mengambil maknanya, untuk apa??
Kalau tujuannya untuk menyenangkan orang tua, mungkin saya akan daftar wisuda di tahap ini.

Saat itu, apakah Gaudeamus igitur masih mampu membawa rasa khidmatmu yang diiringi sedih, gembira, dan haru dalam ruangan itu?
Saat itu, adakah teman-teman seperjuangan yang menyambutmu dengan seikat bunga saat kau keluar dan berjalan di red carpet?
Saat itu, adakah adik-adik kelas yang mengejarmu untuk memberimu seikat bunga, sekecup cium, dan sebuah pelukan bahagia?

Mungkin momen-momen tersebut tidak akan terulang...
Tapi yang pasti akan selalu ada persembahan cinta untuk orang tua tercinta. Setulus hati. Dari saya.
"karena aku mencintai kalian seperti aku mencintai surga..."



Tuesday, 7 January 2014

Sidang tesis

Harapan untuk kuliah S2 ini dalam 1,5 tahun saja alhamdulillah sudah hampir terlaksana... tinggal sedikit lagi mengayunkan langkah :)
Ini bukan hanya harapan... tapi sebuah tekad!

Dari awal tekad itu sudah terbersit dalam hati saya. Alasannya, berhemat uang dan waktu! 
Terutama uang sih, hehe... karena saya, alhamdulillah dengan rahmat Allah, bisa kuliah tanpa beasiswa dan tanpa uang dari orang tua. Jadi kalau saya bisa lulus dalam 3 semester akan menghemat 8 juta. Alhamdulillah Allah memberikan kemudahan bagi saya dalam menuntut ilmu, hingga sidang tesis bisa terlaksana dalam semester 3 ini.

Hari ini, 7 Januari 2013 bertempat di Ruang multimedia B, Dept. Teknik Elektro UI pukul 11 saya menjalani sidang tesis bersama 4 dosen (pembimbing+penguji). Rasanya... macem-macem...
Saya jadi teringat saat sidang compre di Departemen kimia dulu (S1). Jujur, yang saya rasakan sidang saat S1 dulu lebih berat dibandingkan dengan sidang S2 ini. Rasanya saat itu senaaaaang sekali saat dosen penguji mengumumkan saya lulus dengan nilai A. Segala lelah dan kesah penelitian 1,5 tahun terbayar sudah. 

Di sidang S2 ini, memang tidak langsung diumumkan hasilnya. Tapi dosen pembimbing saya memberitahu bahwa saya berhasil lulus dengan nilai A. Alhamdulillah... 
Meski sebenarnya saya merasa banyak sekali kekurangan dari riset saya ini dan terkadang bertanya-tanya apakah hasil riset ini layak dijadikan tesis... tapi dari sidang tadi saya mendapat masukan-masukan berharga untuk membuat tesis saya lebih baik lagi. Terima kasih kepada dosen pembimbing dan dosen penguji... Semoga kedepan saya bisa riset lebih baik lagi.

Rasanya tidak percaya bahwa sekarang saya sudah lulus S2. Menjalani kuliah sambil kerja begini membuat semuanya tidak terasa. Di sela-sela pekerjaan, saya harus tetap fokus untuk lulus 1,5 tahun sehingga saya harus bergegas menyelesaikan pekerjaan kantor agar bisa mengerjakan tugas-tugas kuliah juga belajar. Dengan segala aktivitas itu, semua terasa begitu cepat. Dan saya berusaha menikmati keduanya; pekerjaan di kantor dan kuliah saya beserta tugas-tugasnya. 

Mengenai sidang ini, saya sempat merasa belum siap. Tapi kata Pak DG (peneliti di kantor), "Kalau ditanya siap atau tidak siap, di dalam sidang dan ujian, gak ada orang yang siap ya.. Lia tenang aja. Kuasai aja apa yang Lia tulis di tesis, paling dosen nanyanya cuma di sekitar itu. Pengetahuan lain boleh lah dibaca... hanya sebagai tambahan. Jangan dibuat pusing. Kalau dosen sudah mulai bertanya ke arah yang diakuasainya (tapi lia tidak mengerti) coba tegaskan batasan pembahasan tesis lia. Supaya gak terjebak di "daerah kekuasaannya' coba bawa diskusi ke "daerah kekuasaan" Lia. Insya Allah... bisa ya." Wejangan yang sangat berharga dari Pak DG. Dan jujur, sangat menenangkan sekali :)

Alhamdulillah salah satu ketenangan saya bersumber dari doa-doa orang tua dan teman-teman (baik teman yang saya kenal maupun teman yang tidak saya kenal langsung).
Ya, segala literatur telah dikaji dan segala hal telah didiskusikan. Namun semua terasa kurang tanpa doa dari orang tua dan teman-teman semua....

Saya ucapkan terima kasih kepada orang tua saya dan teman-teman semua yang telah mendoakan untuk kelancaran sidang ini. Jazakumullah khairan katsiran...

Kalau ditanya apa yang akan saya lakukan setelah lulus S2 ini, maka akan saya jawab:
Saya ingin belajar lebih banyak lagi, 
riset lebih baik lagi, dan 
kerja lebih semangat lagi. 
Keep on fighting!
 
Berharap semoga ilmu yang saya dapat selama S2 ini berkah dan bermanfaat untuk umat. Aamiin...


Next step: Revisi draft dan mendapat surat kelulusan resmi.